Elvis, Elvis (1997) Deformasi Figur Manusia Sebagai Dasar Penciptaan Seni Patung. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Bab I.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
Bab VI.pdf Download (758kB) | Preview |
|
|
Text
Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Deskripsi Karya & Latar Belakang:Keanekaragaman bentuk di alam sering kali menjadi sumber inspirasi utama bagi seorang seniman dalam mengembangkan kreativitasnya. Laporan Tugas Akhir Karya Seni ini mendokumentasikan proses penciptaan karya seni patung yang bersumber dari ide dasar figur manusia, khususnya figur wanita. Pemilihan figur wanita didasari oleh pencerapan dan gagasan estetis pengkarya yang menilai bentuk tubuh wanita sebagai objek visual yang tepat untuk merepresentasikan nilai-nilai kelembutan. Agar pesan kelembutan tersebut tersampaikan secara artistik, bentuk anatomi manusia tidak ditiru secara realistis, melainkan melalui proses deformasi bentuk. Tujuan Penciptaan:Mengolah figur manusia (khususnya wanita) melalui proses deformasi bentuk sebagai bahasa ekspresi dalam seni patung. Mengungkapkan dan mengeksplorasi nilai-nilai kelembutan ke dalam wujud seni rupa tiga dimensi melalui penataan elemen-elemen visual. Memvisualisasikan ide dan kepekaan artistik pengkarya ke dalam sembilan karya patung (Rileks, Menggeliat, Standing Figur I–III, Tiduran, Berenang, Letih, dan Menoleh). Proses & Konsep Perwujudan:Konsep perwujudan karya berfokus pada pengorganisasian elemen-elemen rupa seperti irama, garis, volume, dan bidang. Proses deformasi dilakukan dengan menyederhanakan, merenggangkan, serta merestrukturisasi bentuk-bentuk anatomi ideal agar lebih menekankan kepekaan artistik dan kesan ritmis dibanding aspek proporsi matematis/realistis. Proses penciptaan mencakup eksplorasi bahan, alat, dan teknik pembentukan tiga dimensi hingga menghasilkan karya patung yang siap diapresiasi. Kesimpulan:Deformasi terhadap figur manusia terbukti efektif menjadi landasan penciptaan seni patung yang mampu mentransformasikan bentuk fisik nyata menjadi karya tiga dimensi bernilai ekspresif dan estetis. Melalui penataan elemen volume dan irama garis yang terdeformasi, pesan abstrak mengenai nilai kelembutan wanita dapat divisualisasikan secara kontekstual dan komunikatif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI90201#SENI RUPA MURNI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | seni patung, figur, manusia | |||||||||
| Subjects: | Seni Murni > Seni Patung | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Rupa Dan Desain > Jurusan Seni Murni > Program Studi Seni Patung | |||||||||
| Depositing User: | sri SE endarti | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 07:42 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 08:29 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/25401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
