Pemanfaatan Kayu Sonokeling Sebagai Bahan Baku Pembuatan Bars Xylophone

Latif, Bakhrudin and Yericho, Faldy (2021) Pemanfaatan Kayu Sonokeling Sebagai Bahan Baku Pembuatan Bars Xylophone. Project Report. LPM ISI Yogyakarta, Yogyakarta: Jur. Penyajian Musik FSP ISI Yogyakarta.

[img] Text
FULL TEKS Bakhrudin Latif.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB I PENDAHULUAN Bakhrudin Latif.pdf

Download (210kB)
[img] Text
BAB VI KESIMPULAN Bakhrudin Latif.pdf

Download (124kB)
[img] Text
LAMPIRAN Bakhrudin Latif.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (453kB) | Request a copy

Abstract

Xylophone adalah salah satu instrumen musik perkusi yang digunakan dalam proses belajar mengajar praktik di Jurusan Musik ISI Yogyakarta, instrumen musik ini biasa digunakan pada Mata Kuliah Instrumen Mayor/Solois, Mata Kuliah Ansambel maupun Mata Kuliah Orkes. Selain digunakan sebagai instrumen perkuliahan, Xylophone juga digunakan dalam kegiatan Drum Band dan Marching Band. Pada umumnya nada-nadan Xylophone terdiri dari nada F3 sampai nada C7 dengan jumlah bars 44 buah. Penalaan nada atau penyelarasan bunyi Xylophone produksi pabrik adalah nada A4 pada frekwensi 442 Hz. Pembuatan bars yang dilakukan oleh produsen Xylophone komersil/merk pabrik, menggunakan bahan baku kayu Honduran Rosewood. Dengan mengetahui bahwa di Negara Indonesia memiliki kayu jenis rosewood yang dikenal dengan nama kayu sonokeling atau Indian Rosewood, maka diperlukannya tindakan pemanfaatan kayu sonokeling sebagai alternatif kayu dalam pembuatan bars Xylophone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan kayu sonokeling jika digunakan sebagai bahan baku pembuatan bars Xylophone, yaitu mengetahui cara penalaan atau penyelarasan nada dan mengetahui warna suara atau timbre Xylophone berbahan baku kayu sonokeling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah peneliti yang melakukan pembuatan bars Xylophone dan narasumber dari praktisi perkusi yang berdomisili di Yogyakarta. Analisis data memiliki empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang dari penelitian ini adalah menghasilkan produk bars Xylophone menggunakan bahan baku kayu sonokeling yang nadanya bisa dilaraskan sesuai dengan nada-nada Xylophone yaitu nada F3 sampai dengan nada C7 dan memiliki warna suara/timbre mirip seperti Xylophone produk komersil, juga menghasilkan produk bars Xylophone yang harganya lebih murah dari pada harga Xylophone produk komersil.

Item Type: Monograph (Project Report)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Latif, Bakhrudinnip198401082019031006
Yericho, Faldynim19001970134
Department: KODEPRODI91321#PENYAJIAN MUSIK
Uncontrolled Keywords: Sonokeling, bars Xylophone
Subjects: Musik > Penyajian musik (musik pertunjukan dan pop-jazz)
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik
Depositing User: Bandono BD Bandono
Date Deposited: 02 Jun 2023 09:28
Last Modified: 15 May 2024 06:58
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/14207

Actions (login required)

View Item View Item