“Derana” Lima Tahapan Berduka Dalam Komposisi Musik Post-Rock

Ngurah Agung Krisna Sathya Wedananta, I Gusti (2023) “Derana” Lima Tahapan Berduka Dalam Komposisi Musik Post-Rock. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
I GUSTI NGURAH AGUNG KRISNA SATHYA W_2023_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
I GUSTI NGURAH AGUNG KRISNA SATHYA W_2023_BAB I.pdf

Download (546kB)
[img] Text
I GUSTI NGURAH AGUNG KRISNA SATHYA W_2023_BAB V.pdf

Download (152kB)
[img] Text
I GUSTI NGURAH AGUNG KRISNA SATHYA W_2023_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (406kB) | Request a copy
[img] Audio
I GUSTI NGURAH AGUNG KRISNA SATHYA W_2023_LAMPIRAN.mp3
Restricted to Repository staff only

Download (37MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Peristiwa kehilangan adalah salah satu kejadian yang dapat menimbulkan rasa duka yang mendalam bagi seseorang. Dalam bukunya On Death and Dying, seorang psikiater bernama Elizabeth Kubler-Ross memperkenalkan konsep Lima Tahapan Berduka. Tahapan-tahapan tersebut ialah Penyangkalan, Kemarahan, Pengandaian, Depresi, dan Penerimaan. Dari konsep tersebut, penulis ingin menginterpretasikan setiap tahapan tersebut ke dalam komposisi musik berjudul “Derana”, yang dalam KBBI berarti tabah dan tak mudah putus asa menghadapi sesuatu. Karya ini digubah ke dalam musik bergenre post-rock, yaitu sub-genre rock yang berbentuk instrumental dengan karakteristik permainan dinamika yang luas, permainan tekstur bunyi, sampai pengulangan motif-motif musikal yang dinamis. Dalam menyampaikan makna “Derana”, penulis menganalisis tiap-tiap tahapan berduka tersebut untuk dapat membedakan suasana dan emosi yang dirasakan. Setelah itu, hasil analisis tersebut penulis jadikan fondasi dasar untuk mewujudkannya ke dalam musik post-rock dengan lima bagian yaitu Penyangkalan, Amarah, Pengandaian, Depresi, dan Penerimaan. Dengan memerhatikan berbagai aspek musikal terutama karakteristik musik post-rock, maka makna dari komposisi musik berjudul “Derana” akan tersampaikan dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Ngurah Agung Krisna Sathya Wedananta, I Gustinim18101140133
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorNgurah Wiryawan Budhiana, I Gustinidn0015125802
ContributorSuprayitno, Jokonidn0010116510
Department: KODEPRODI91222#PENCIPTAAN MUSIK
Uncontrolled Keywords: kehilangan, duka, derana, post-rock, instrumental
Subjects: Musik > Komposisi Musik
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik
Depositing User: I Gusti Ngurah Agung Krisna Sathya Wedananta
Date Deposited: 03 Aug 2023 06:05
Last Modified: 03 Aug 2023 06:05
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/14663

Actions (login required)

View Item View Item