Laras Madya Ngesti Budaya Suci dalam Acara Malem Senen Pon di Kecamatan Jogonalan Klabupaten KLaten

Dhira Jalu Hernawan, Alfonsus (2026) Laras Madya Ngesti Budaya Suci dalam Acara Malem Senen Pon di Kecamatan Jogonalan Klabupaten KLaten. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Alfonsus Dhira Jalu Hernawan_Gasal 2025-2026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Alfonsus Dhira Jalu Hernawan_Gasal 2025-2026_BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Alfonsus Dhira Jalu Hernawan_Gasal 2025-2026_BAB IV.pdf

Download (377kB) | Preview
[img] Text
Alfonsus Dhira Jalu Hernawan_Gasal 2025-2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (156kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Laras Madya pada kelompok Ngesti Budaya Suci di Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten merupakan kesenian tradisional Jawa yang berkembang sejak akhir abad ke-19 di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta. Kesenian ini memadukan nilai-nilai budaya Jawa dengan ajaran Islam sebagai media dakwah dalam kegiatan religius seperti pengantaran zakat dan malem selikuran. Kelompok Ngesti Budaya Suci yang berdiri tahun 2002 masih aktif tampil rutin pada acara malem senen pon (Selapan Dina), membawakan tembang Macapat dan lagu dolanan Jawa diiringi instrumen Drodhog, Trentheng Cilik, Trentheng Gedhe, Kempul, dan Gong. Pertunjukan diawali pembacaan doa dan surat Yasin menciptakan suasana religius dan khidmat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologis, data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis garap lagu menggunakan teori Rahayu Supanggah, sedangkan fungsi kesenian dikaji melalui teori RM Soedarsono. Hasil penelitian menunjukkan bentuk penyajian yang harmonis antara aspek musikal dan non-musikal. Fungsi primer meliputi sarana ritual, presentasi estetis, dan ungkapan pribadi, sementara fungsi sekunder mencakup pengikat solidaritas masyarakat, media dakwah kultural, dan sarana meditasi. Keberadaan Ngesti Budaya Suci berperan penting dalam pelestarian budaya, penguatan spiritual, serta pembentukan nilai sosial dan karakter masyarakat di Jogonalan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Dhira Jalu Hernawan, Alfonsusnim2110803015
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorTri Laksana, Jokonidn0026056501
ContributorCau Arsana, Nyomannidn0007117104
Department: KODEPRODI91201#ETNOMUSIKOLOGI
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Laras Madya Ngesti Budaya Suci, Malam Senin Pon, Garap, Fungsi.
Subjects: Etnomusikologi
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Etnomusikologi
Depositing User: Alfonsus Dhira Jalu Hernawan
Date Deposited: 08 Jan 2026 07:54
Last Modified: 12 Jan 2026 03:25
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22200

Actions (login required)

View Item View Item