Negosiasi Budaya Musik Gamelan Dalam Acara Puak Locu Tohwee Di Klenteng Tjoe An Kiong Lasem Jawa Tengah

Wulandari, Tasya (2026) Negosiasi Budaya Musik Gamelan Dalam Acara Puak Locu Tohwee Di Klenteng Tjoe An Kiong Lasem Jawa Tengah. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Tasya Putri Ratna Wulandari_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Tasya Putri Ratna Wulandari_2026_BAB I.pdf

Download (573kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tasya Putri Ratna Wulandari_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Tasya Putri Ratna Wulandari_2110843015_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf

Download (442kB) | Preview
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Klenteng Tjoe An Kiong di Lasem merupakan salah satu situs bersejarah yang menggabungkan unsur-unsur budaya Tionghoa dan Jawa. Keberadaan gamelan di klenteng ini tidak hanya sebagai alat musik, melainkan juga berperan dalam praktik ritual yang mencerminkan negosiasi budaya antara kedua etnis. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami bagaimana gamelan berfungsi dalam konteks keagamaan dan sosial, serta mengidentifikasi hibriditas yang muncul dari interaksi kedua budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi dengan pendekatan etnomusikologis, yang melibatkan observasi partisipan dan wawancara dengan anggota komunitas. Populasi penelitian melibatkan pelaku musik gamelan dan komunitas Tionghoa di sekitar klenteng. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk memahami peran gamelan dalam ritual dan identitas budaya. Untuk membedah rumusan masalah, penulis menggunakan dua teori, yakni teori dari Homi K. Bhabha yang merupakan salah satu pilar utama dalam studi pascakolonial. dan rumusan kedua menggunakan teori Rahayu Supanggah dengan buku yang berjudul Bothekan Karawitan II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamelan menyediakan ruang ketiga (third space) di mana identitas dan makna baru dicetak. Gamelan tidak hanya mempertahankan karakteristik musik Jawa, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan ritual masyarakat Tionghoa, menghasilkan bentuk hibrid yang unik. Temuan ini menegaskan bahwa musik gamelan di Klenteng Tjoe An Kiong berfungsi sebagai medium dalam proses negosiasi budaya dan penguatan hubungan sosial di masyarakat multikultural. Kata Kunci: Negosiasi. Budaya, Gamelan, Klenteng

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Wulandari, Tasyanim2110843015
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorSudarno, Sudarnonidn0008026605
ContributorWijayanto, Arynidn0024028503
Department: KODEPRODI91201#ETNOMUSIKOLOGI
Uncontrolled Keywords: Negosiasi. Budaya, Gamelan, Klenteng
Subjects: Etnomusikologi
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Etnomusikologi
Depositing User: tasya Tasya Putri Ratna Wulandari
Date Deposited: 13 Jan 2026 07:51
Last Modified: 13 Jan 2026 07:51
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22392

Actions (login required)

View Item View Item