Fitriadi Sihombing, Aidil (2025) Pertunjukan Kuli Kontrak Ketoprak Dor dan Hibriditas Jawa di Kota Medan. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
AIDIL FITRIADI SIHOMBING_2026_BAB 1.pdf Download (800kB) | Preview |
|
|
Text
AIDIL FITRIADI SIHOMBING_2026_BAB IV.pdf Download (216kB) | Preview |
|
|
Text
AIDIL FITRIADI SIHOMBING_2026_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (794kB) | Request a copy |
||
|
Text
AIDILFITRIADI_2021_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI..pdf Download (120kB) | Preview |
|
|
Text
Aidil Fitriadi_2026_FULL TEXT TERBARU.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji pertunjukan Ketoprak Dor dengan lakon Kuli Kontrak di Kota Medan sebagai sebuah fenomena budaya diaspora. Tujuannya adalah untuk menganalisis bagaimana aspek naratif dan bentuk pertunjukan tersebut merefleksikan perkembangan identitas komunitas Jawa perantauan.Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode etnografi, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pelaku seni (seperti kelompok Sanggar Langen Setyo Pranajaya), dan analisis dokumen. Teori yang digunakan meliputi konsep diaspora dari James Clifford, hibriditas budaya dari Homi K. Bhabha, dan memori kolektif dari Maurice Halbwachs serta Irwan Abdullah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketoprak Dor bukan sekadar seni pertunjukan hiburan, tetapi berfungsi sebagai “ruang ingatan” (memory space) yang menghidupkan kembali sejarah migrasi paksa dan pengalaman kuli kontrak masa kolonial. Pertunjukan ini menampilkan bentuk hibriditas khas, berupa percampuran bahasa Jawa logat Medan dengan Melayu Deli, adaptasi cerita lokal, dan perpaduan instrumen musik Jawa dengan elemen Melayu. Melalui struktur dramatiknya yang sederhana namun simbolik, Ketoprak Dor menjadi wahana bagi generasi muda keturunan Jawa untuk terhubung dengan akar sejarah mereka sekaligus menegosiasikan identitas mereka dalam masyarakat Medan yang multietnis. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan menurunnya minat generasi muda, Ketoprak Dor terus bertahan melalui berbagai strategi adaptasi, seperti inovasi konten, pemanfaatan media digital, dan kolaborasi lintas budaya. Dengan demikian, kesenian ini tidak hanya menjadi pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai penanda dinamika identitas diaspora Jawa yang terus berkembang di Kota Medan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91251#SENI TEATER | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ketoprak Dor, Kuli Kontrak, Diaspora Jawa, Memori Kolektif | |||||||||
| Subjects: | Teater > Pengkajian seni teater (dramaturgi) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Teater | |||||||||
| Depositing User: | Aidil Fitriadi Sihombing | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 03:30 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 03:31 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22754 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
