Damar Pratama, Sebastian (2025) Membangun Perasaan Gundah Dengan Menggunakan Ritme Pada Editing Film Pendek “Bunga-Bunga Di Jala Ikan”. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
SEBASTIAN DAMAR PRATAMA_2025_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (33MB) | Request a copy |
||
|
Text
SEBASTIAN DAMAR PRATAMA_2025_BAB I.pdf Download (19MB) | Preview |
|
|
Text
SEBASTIAN DAMAR PRATAMA_2025_BAB PENUTUP.pdf Download (375kB) | Preview |
|
|
Text
SEBASTIAN DAMAR PRATAMA_2025_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
||
|
Text
SEBASTIAN DAMAR PRATAMA_2025_PERNYATAAN-PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Download (191kB) | Preview |
Abstract
Film pendek "Bunga-bunga di Jala Ikan" mengisahkan perjuangan keluarga Pak Diaz yang menghadapi kesulitan ekonomi dalam usaha mereka mengikuti tradisi Sedekah Agung Rawa Pening. Perasaan gundah, yang mencakup berbagai lapisan emosi seperti kesedihan, kebimbangan, dan kegelisahan, menjadi elemen utama dalam film ini. Emosi ini dibangun dengan penerapan ritme editing yang mengacu pada teori Karen Pearlman, dengan fokus pada aspek timing, pacing, dan trajectory phrasing. Teknik ini digunakan untuk mengatur durasi shot, memilih titik pemotongan yang tepat, serta menentukan kecepatan dalam pemotongan dan energi emosional yang dihasilkan untuk menciptakan ketegangan yang bergantian dengan momen pelepasan dalam membangun perasaan gundah. Perasaan gundah dibutuhkan dalam film ini untuk memberikan pendalaman emosional tentang apa yang sedang dialami karakter utama. Pada tahap pascaproduksi, perubahan struktur cerita, termasuk penyusunan ulang adegan dan pemotongan beberapa bagian, bertujuan untuk memperkuat narasi dan memperjelas konflik karakter. Film ini menggabungkan aspek naratif dan sinematik yang saling berhubungan, di mana editing berperan penting dalam membangun perasaan gundah yang menjadi inti emosional cerita. Melalui pengaturan ritme yang terstruktur, teknik editing tidak hanya menyampaikan alur cerita, tetapi juga memperkuat nuansa emosional yang tercipta. Dengan demikian, editing berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan dimensi naratif dengan perasaan gundah yang membentuk pengalaman sinematik dalam film ini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91261#FILMDANTELEVISI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Editing, Ritme, Gundah | |||||||||
| Subjects: | Televisi > Televisi | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Televisi > Program Studi S1 Televisi | |||||||||
| Depositing User: | Sebastian Damar Pratama | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 04:45 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 06:40 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
