Monica Lianti, Risca (2026) Tari Ittar Mulei Sebagai Representasi Identitas Perempuan Lampung Tengah. Skripsi thesis, ISI Yogyakarta.
|
Text
Risca Monica Lianti_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
Risca Monica Lianti_2026_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Risca Monica Lianti_2026_BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Risca Monica Lianti_2026_ PENYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (595kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian yang dilakukan penulis untuk mengkaji mengenai Tari Ittar Mulei sebagai representasi identitas perempuan Lampung Tengah. Tari Ittar Mulei merupakan tari kreasi yang diciptakan pada tahun 2008 oleh Linggar Nunik Kiswari, S.Sn., M.M terinspirasi dari tradisi perkawinan adat di masyarakat Abung Sewo Mego yaitu, tentang proses pelepasan pengantin perempuan kepada keluarga mempelai laki-laki. Tari dan aspek pendukung yang telah terstruktur dalam tari Ittar Mulei, bertujuan untuk mengetahui tari Ittar Mulei mampu merepresentasikan secara komprehensif aspek budaya Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik analisis data terbagi menjadi tiga yaitu, tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Data yang disajikan secara deskriptif dengan memadukan teori strukturasi dalam perspektif Anthony Giddens. Teori strukturasi mengupas bahwa makna budaya terbentuk dari hubungan antara dua struktur yaitu struktur dan agen. Struktur mencakup nilai, norma, dan aturan yang berlaku di masyarakat adat, sedangkan agensi kemampuan seseorang atau kelompok untuk bertindak dan menentukan pilihan dalam mereproduksi identitas budaya masyarakat Lampung Tengah. Penelitian ini memiliki permasalahan tentang adanya perbedaan pandangan terkait proses representasi identitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tari Ittar Mulei merupakan media reflektif yang merepresentasikan identitas budaya Lampung melalui unsur gerak tari, properti, tata rias busana, dan tema yang mengangkat kehidupan perempuan Lampung menuju proses perkawinan adat dalam tradisi adat “Bebekas” dan “Ngittarken”. Meskipun diciptakan oleh koreografer berlatar belakang budaya Jawa, tari ini lebih dominan mereproduksi struktur budaya Lampung. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan reflektif agen memungkinkan proses negoisasi budaya sehingga menghasilkan karya tari yang memperkuat pelestarian nilai-nilai dan identitas budaya Lampung.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#TARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tari Ittar Mulei, Representasi, Identitas | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | RISCA MONICA LIANTI | |||||||||
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 07:01 | |||||||||
| Last Modified: | 17 Jun 2026 07:01 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23295 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
