Bakhita Salsabila, Zahwa (2026) Hubungan Karya Tari Dengan Kondisi Sosial Historis Dalam tari The Green Table Karya Kurt Jooss. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Zahwa Bakhita Salsabila_2026_FULL TEXT (2).pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
||
|
Text
Zahwa Bakhita Salsabila_2026_BAB I (2).pdf Download (1MB) |
||
|
Text
Zahwa Bakhita Salsabila_2026_BAB IV.pdf Download (529kB) | Preview |
|
|
Text
Zahwa Bakhita Salsabila_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (513kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang hubungan karya tari The Green Table karya Kurt Jooss dengan kondisi sosial historis yang melatarbelakangi penciptaannya. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana kondisi sosial historis memengaruhi penciptaan karya tari The Green Table serta bagaimana pandangan yang mendasari karya tersebut. The Green Table merupakan karya tari yang diciptakan oleh Kurt Jooss pada tahun 1932 di jerman, karya ini lahir pada kondisi Pasca Perang Dunia I pada situasi krisis kemanusiaan, ketegangan politik, dan ancaman perang di Jerman terjadinya Perang Dunia II. Oleh karena itu, karya ini merupakan refleksi sosial terhadap perang dan kekuasaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan strukturalisme genetik dari Lucien Goldmann. Teori strukturalisme genetik dari Lucien Goldmann digunakan untuk memahami hubungan antara karya tari dengan kondisi sosial masyarakat yang melatarbelakangi penciptaannya. Analisis dilakukan berdasarkan lima kategori utama strukturalisme genetik, yaitu fakta kemanusiaan, subjek kolektif, pandangan dunia (world view), struktur karya, serta dialektika pemahaman dan penjelasan untuk mengungkap keterkaitan antara karya tari The Green Table, pandangan yang terkandung di dalamnya, serta kondisi sosial-historis yang melatarbelakangi penciptaannya. Hasil penelitian The Green Table melalui pendekatan strukturalisme genetik ditemukan bahwa karya tari ini memiliki hubungan erat dengan kondisi sosial historis masyarakat Eropa khususnya Jerman pasca Perang Dunia I. Karya ini merefleksikan realitas sosial pada zamannya yang ditandai oleh krisis kemanusiaan, ketegangan politik, dan ancaman perang serta mengandung pandangan yang menunjukkan nilai humanisme, anti-perang, dan kritik terhadap kekuasaan yang lahir dari pengalaman sosial pengarang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#SENITARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : The Green Table, Sosial Historis, Strukturalisme Genetik | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | Zahwa Bakhita Salsabila | |||||||||
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 04:26 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2026 04:26 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24051 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
