Yafie Pramata Priyatama, Mochammad (2026) Penerapan Strategi Naratif Flashback Sebagai Narrational Gap Pada Animasi "Lili Putih" Untuk Memicu Unsur Dramatik Surprise. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_BAB 1.pdf Download (10MB) |
|
|
Video
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_LAMPIRAN 1.mp4 Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
|
|
Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (153kB) | Request a copy |
|
|
Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (60MB) | Request a copy |
Abstract
Flashback umumnya digunakan untuk mengungkap informasi masa lalu, namun ketika disajikan secara parsial dan tertunda, flashback justru dapat berfungsi sebaliknya, yaitu menyembunyikan fakta penting hingga waktu yang ditentukan. Pendekatan inilah yang melatari penerapan flashback sebagai narrational gap. Penelitian ini bertujuan menciptakan animasi pendek 2D berjudul Lili Putih dengan menerapkan strategi naratif flashback sebagai narrational gap untuk memicu unsur dramatik surprise pada klimaks cerita. Penciptaan karya ini menggunakan metode Creative Thinking Graham Wallas yang mencakup empat tahap: Preparation, Incubation, Illumination, dan Verification. Landasan teoretis yang digunakan meliputi konsep analepsis dari Genette (1980) sebagai dasar pemahaman flashback, serta konsep narrational gap dan unsur dramatik dari Bordwell (1985). Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana penundaan informasi krusial melalui flashback parsial dapat menyembunyikan fakta penting dari penonton hingga momen yang ditentukan, sekaligus merepresentasikan kondisi psikologis tokoh utama. Hambatan dalam penciptaan karya ini adalah cara menjaga agar petunjuk yang diberikan tidak terlalu jelas, sehingga penonton tidak mengetahui kebenaran sebelum waktunya. Temuan dalam penciptaan ini menunjukkan bahwa adegan di awal cerita difungsikan sebagai misdirection agar mengarahkan asumsi penonton ke tokoh yang salah, sementara flashback parsial yang tersebar sepanjang cerita mempertahankan narrational gap hingga satu flashback utuh pada klimaks cerita hadir untuk mengungkap kebenarannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi flashback yang diterapkan dengan baik dapat berfungsi sebagai strategi naratif dalam penciptaan animasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI90345#ANIMASI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | animasi 2D, flashback, narrational gap, surprise, Graham Wallas | |||||||||
| Subjects: | Televisi > Animasi | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Televisi > Program Studi D3/D4 Animasi | |||||||||
| Depositing User: | Mochammad Yafie Pramata Priyatama | |||||||||
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 01:45 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2026 02:49 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24150 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
