Penerapan Strategi Naratif Flashback Sebagai Narrational Gap Pada Animasi "Lili Putih" Untuk Memicu Unsur Dramatik Surprise

Yafie Pramata Priyatama, Mochammad (2026) Penerapan Strategi Naratif Flashback Sebagai Narrational Gap Pada Animasi "Lili Putih" Untuk Memicu Unsur Dramatik Surprise. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_BAB 1.pdf

Download (10MB)
[img] Video
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_LAMPIRAN 1.mp4
Restricted to Repository staff only

Download (14MB) | Request a copy
[img] Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (153kB) | Request a copy
[img] Text
Mochammad Yafie Pramata Priyatama_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (60MB) | Request a copy
Official URL: https://youtu.be/HXw8xSy2WCw?si=dQ5vcDMGmj1et7lo

Abstract

Flashback umumnya digunakan untuk mengungkap informasi masa lalu, namun ketika disajikan secara parsial dan tertunda, flashback justru dapat berfungsi sebaliknya, yaitu menyembunyikan fakta penting hingga waktu yang ditentukan. Pendekatan inilah yang melatari penerapan flashback sebagai narrational gap. Penelitian ini bertujuan menciptakan animasi pendek 2D berjudul Lili Putih dengan menerapkan strategi naratif flashback sebagai narrational gap untuk memicu unsur dramatik surprise pada klimaks cerita. Penciptaan karya ini menggunakan metode Creative Thinking Graham Wallas yang mencakup empat tahap: Preparation, Incubation, Illumination, dan Verification. Landasan teoretis yang digunakan meliputi konsep analepsis dari Genette (1980) sebagai dasar pemahaman flashback, serta konsep narrational gap dan unsur dramatik dari Bordwell (1985). Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana penundaan informasi krusial melalui flashback parsial dapat menyembunyikan fakta penting dari penonton hingga momen yang ditentukan, sekaligus merepresentasikan kondisi psikologis tokoh utama. Hambatan dalam penciptaan karya ini adalah cara menjaga agar petunjuk yang diberikan tidak terlalu jelas, sehingga penonton tidak mengetahui kebenaran sebelum waktunya. Temuan dalam penciptaan ini menunjukkan bahwa adegan di awal cerita difungsikan sebagai misdirection agar mengarahkan asumsi penonton ke tokoh yang salah, sementara flashback parsial yang tersebar sepanjang cerita mempertahankan narrational gap hingga satu flashback utuh pada klimaks cerita hadir untuk mengungkap kebenarannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi flashback yang diterapkan dengan baik dapat berfungsi sebagai strategi naratif dalam penciptaan animasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Yafie Pramata Priyatama, Mochammadnim2200042034
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorIndah Kurnia Dewi, Nurianidn0023078811
ContributorNur Patrio, Andrinidn0029057506
Department: KODEPRODI90345#ANIMASI
Uncontrolled Keywords: animasi 2D, flashback, narrational gap, surprise, Graham Wallas
Subjects: Televisi > Animasi
Divisions: Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Televisi > Program Studi D3/D4 Animasi
Depositing User: Mochammad Yafie Pramata Priyatama
Date Deposited: 23 Jun 2026 01:45
Last Modified: 23 Jun 2026 02:49
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24150

Actions (login required)

View Item View Item