Internal Conflict Intensity Melalui Pengaturan Visual Rhythm Sebagai Pendekatan Penyutradaraan Untuk Film Pendek "I Ask Chatbot About What Happens"

Immanuel, Weyson (2026) Internal Conflict Intensity Melalui Pengaturan Visual Rhythm Sebagai Pendekatan Penyutradaraan Untuk Film Pendek "I Ask Chatbot About What Happens". Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Weyson Immanuel_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img] Text
Weyson Immanuel_2026_BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Weyson Immanuel_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (678kB)
[img] Video
Weyson Immanuel_2026_LAMPIRAN.mp4

Download (38MB)
[img] Text
Weyson Immanuel_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN- PUBLIKASI.pdf

Download (441kB)
Official URL: https://youtu.be/rxZA2hrzDOU

Abstract

Naskah “I Ask Chatbot About What Happens” bercerita tentang Baskara, seorang remaja awal yang dimonopoli AI setelah kehilangan kedua orang tuanya. Naskah ini memiliki struktur penceritaan dimana konflik terus bertambah intensitasnya sepanjang cerita. Untuk mendukung penceritaan tersebut, proses eksternalisasi menggunakan komponen visual yang dipilih tidak dibuat beriringan dengan bertambahnya intensitas konflik cerita, melainkan memerlukan pengaturan struktur yang didramatisasi. Visual rhythm menurut Bruce Block merupakan komponen yang paling mengkomunikasikan cepat atau lambatnya tempo sebuah film, yang mengkomunikasikan perasaan yang sama dengan apa yang Baskara alami sepanjang cerita, digunakan untuk mengeksternalisasi internal conflict intensity cerita ini. Naskah yang dibaca menggunakan perspektif attachment behaviour oleh John Bowlby, dieksternalisasi melalui pengaturan visual rhythm oleh Bruce Block, diwujudkan melalui proses produksi, hingga tercipta format film pendek “I Ask Chatbot About What Happens”. Hasil penciptaan menunjukkan visual rhythm tidak hanya mendukung penceritaan film pendek “I Ask Chatbot About What Happens” dalam bentuk internal conflict intensity, tetapi juga menjadi alat fundamental yang penting dalam memperhatikan ritme sebuah film sebagai seorang pencipta film. Selain itu, penggunaan perspektif psikologi perkembangan membuat sutradara memahami natur dari cerita yang ingin digarap, sehingga memudahkan sutradara memilih jukstaposisi gambar demi gambar sebuah film.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Immanuel, Weysonnim2011136032
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorMustikawati, Retnonuptk2343755656230113
ContributorKustanto, Liliknuptk2645752653130112
Department: KODEPRODI#91261FILMDANTELEVISI
Uncontrolled Keywords: AI, Internal Conflict Intensity, Visual Rhythm
Subjects: Audio Visual
Musik > Komposisi Musik
Disain > Disain Komunikasi Visual
Televisi > Televisi
Televisi > Animasi
Divisions: Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Televisi > Program Studi S1 Televisi
Depositing User: Weyson Immanuel
Date Deposited: 24 Jun 2026 07:23
Last Modified: 24 Jun 2026 07:23
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24248

Actions (login required)

View Item View Item