Sitompul, Amiruddin (1992) Sejarah dan Teknik Bermain Timpani. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (36MB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
Bab IV.pdf Download (1MB) |
Abstract
Sejarah dan Teknik dasar dalam memainkan atau menguasai permainan instrumen tertentu adalah awal yang menentukan peningkatan ketrampilan bermain selanjutnya. Demikian juga dengan: 'Sejarah dan Teknik Dasar Bermain Timpani" yang diharapkan sebagai acuan bagi orang yang ingin belajar timpani. "Sejarah dan Teknik Dasar Bermain Timpani" juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pemain timpani yang serius. Karya tulis ini disusun berdasarkan pengalaman serta pengamatan penulis selama kuliah. Kemudian diperkuat dengan studi kepustakaan, sehingga " Sejarah dan Teknik Dasar Bermain Timpani in i merupakan hasil kerja yang berlandaskan teoritis ilmiah. Penulis memperhatikan ketiadaan referensi berbahasa Indonesia yang menjadi referensi bagi pemain atau penggemar timpani. Timpani moderen pada mulanya di ilhami oleh sepasang kettle-drum dari Arab yang dikenal bernama naqgara. Perkenalan dengan nagqara terjadi ketika perang salib pada abad ke- 13. Naggara itu kemudian dikenal sebagai naker, kettle - drum yang berukuran lebih kecil dari timpani. Pada abad ke-15, timpani telah menyebar di daratan Eropa dan sering dipakai dalam kegiatan-kegiatan militer. Perkembangan selanjutnya, timpani mulai menjadi instrumen musik yang penting. Pada abad ke-17 timpani mendapat tempat dalam karya-karya orkestra. Bersamaan dengan fungsi musikal dalam orkestra, timpani juga semakin berkembang secara konstruktif dan mekanisme kerjanya. Dalam sejarah perkembangannya, kemudian terdapat timpani skrup tangan, skrup adanya timpani Adolphe Sax. tunggal pengendali, timpani pedal, tanpa tabung yang diperkenalkan sampai oleh Sebagai pengetahuan awal bagi penggemar timpani, perlu diperkenalkan cara - cara serta si kap yang penting diperhatikan memegang stik Antara lain adalah cara menyetem pitch, cara yang benar, cara dan pola-pola [ teknik ] pemukulan, sikap atau posisi tubuh ketika bermain timpani dan kemampuan bermain secara· interpretatif. Oleh karena itu perlu diperkenalkan istilah -istilah musik terhadap pemain. Dengan demikian, selain teknik dasar bermain timpani yang baik, juga diberikan teknik dasar bermain secara interpretatif. Dalam karya tulis ini penulis berusaha memberikan acuan dengan cara-cara yang efeklif untuk diikuti. Harapan penulis, Semoga karya tulis ini dapat berguna bagi siapa saja yang mencintai musik pada umumnya dan timpani secara khusus. Demikianlah semoga karya tulis ini dapat memberi manfaat yang positif bagi perkembangan apresiasi musik pada masyarakat .
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91221#SENIMUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | musik, timpani, orkestra | |||||||||
| Subjects: | Musik > Pengkajian seni musik (musikologi dan pendidikan musik) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | Bandono BD Bandono | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 03:10 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Jul 2026 03:10 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
