Kajian Wisata Seni Budaya Batik Berwawasan Lingkungan Di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah

Setyo Harwanto, 1120021422 (2014) Kajian Wisata Seni Budaya Batik Berwawasan Lingkungan Di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Masters thesis, Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta.

[img] Text
BAB I Setyo.pdf

Download (720kB)
[img] Text
BAB II Setyo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (566kB)
[img] Text
BAB III Setyo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (169kB)
[img] Text
BAB IV Setyo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (767kB)
[img] Text
BAB V Setyo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB VI Setyo.pdf

Download (65kB)
[img] Text
Lampiran Setyo.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kajian wisata seni budaya batik berwawasan lingkungan di Desa Jarum merupakan kajian yang dibahas dalam penelitian ini. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan: pertama Potensi apa saja yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kualitas atraksi wisata budaya batik Desa Jarum, kedua Bagaimana rancangan pengembangan atraksi wisata budaya batik Desa Jarum. Penelitian ini bersifat pengamatan terhadap kawasan yang akan dikembangkan menjadi desa wisata budaya batik, dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa studi pustaka, pengamatan lapangan dan wawancara. Adapun sumber data yang diperoleh dilokasi penelitian dengan mencari nara sumber yang berkompeten, sumber instansi pemerintah juga swasta yang mendukung dan relevan. Analisis data dilakukan dengan metode SWOT yang digunakan untuk mengkaji semua aspek yang mempengaruhi berupa potensi dan permasalahan baik dilingkup internal maupun eksternal, sehingga akan teridentifikasi hubungan sumberdaya industri kreatif dengan sumberdaya lainnya. Fungsi dari analisis SWOT adalah dapat mengetahui apa saja potensi atau kekuatan yang mendukung dalam pengembangan wisata budaya batik di desa Jarum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata jarum memiliki keunggulan potensi seni budaya, seperti budaya batik yang selama ini telah menghidupi banyak pengrajin. Atraksi belajar batik sebagai atraksi utama tidak dapat membuat wisatawan lebih lama tinggal di desa Jarum, sehingga perlu dilakukan pengembangan atraksi lainnya. Dengan kondisi minimnya potensi sumber daya alam, maka direkomendasikan untuk melakukan pengembangan atraksi buatan yang berwawasan lingkungan, memperluas pasar dengan memaksimalkan strategi promosi, dan bekerjasama dengan stakeholder untuk mewujudkan kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Usaha kepariwisataan di desa Jarum akan terus meningkat dengan adanya dukungan dari seluruh masyarakat, sehingga organisasi harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, melakukan inovasi, dan menjaga kualitas layanan serta pengelolaan

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Tata kelola seni
Divisions: Pascasarjana > S2 Program Studi Tata kelola seni
Depositing User: IH Nurcahyadi Nurcahyadi
Date Deposited: 11 Nov 2014 02:32
Last Modified: 11 Nov 2014 02:32
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/269

Actions (login required)

View Item View Item