Manusia Semu

Dedik Johannes, 1112238021 (2017) Manusia Semu. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
BAB V pen.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
JURNAL MANUSIA SEMUKU.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text
LAMPIRAN SKRIPSI MANUSIA SEMUKU.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Tugas Akhir ini mengangkat tentang problematika manusia dan peran dan kepura-puraan yang dirangkum dalam judul Manusia Semu serta divisualisasikan kedalam bentuk karya seni grafis dengan memperhatikan kaidah-kaidah seni grafis kovensional. Berawal dari rasa penasaran tentang apa dan siapa manusia itu? Kemudian menjadi sebuah pengamata terhadap sikap dan prilaku manusia dalam berinteraksi. Rasa penasaran mengenai diri manusia menjadi hal yang menantang untuk dipelajari sebagai upayah dalam memahami kodrat manusia sejati. Hal tersebut kemudian dijadikan ide dalam berkarya seni. Manusia Semu merupakan bentuk-bentuk problematika manusia dengan sikap, perilaku, atau bahasa yang tampak seperti asli atau sebenarnya padahal sama sekali bukan yang asli (penuh kepura-puraan). Bagaimana manusa berinteraksi, bagaimana manusia berkomunikasi serta bagaimana manusia berperilaku ataupun bersikap dalam sebuah peran yang dimainkan atau berpura-pura dalam menyikapi peristiwa maupun kondisi tang dihadapi. Manusia lahir dengan dimensi hakikat manusia tetapi dalam wujud potensi, belum teraktualisasi menjadi wujud kenyataan. Dari kondisi potesnsi menjadi wujud aktualisasi terdapat proses yang mengundang pendidikan untuk berperan dalam mengembangkan dirinya. Penulis meyakini setiap manusia memiliki potensi-potensi yang baik namun perlu proses didikan untuk memunculkan unsur kebaikan pada dirinya. Meskipun pendidikan tersebut pada dasarya baik tetapi pelaksanaanya terjadi mungkin terjadi kesalahan-kesalahan atau bisa disebut dengan salah didik. Hal tersebut dapat terjadi karena pendidik adalah manusia biasa yang tidak terlepas dari kesalahan-kesalahan. Hal Ini juga diungkapkan dalam teori psikologi humanistik Abraham Maslow bahwa pada dasarnya manusia memiliki potensi-potensi yang baik minimal lebih banyak baiknya dari pada buruknya.1 Secara umum hampir semua manusia adalah semu bahkan sejak usia anak-anak telah diajarkan berpura-pura dan berprilaku tidak apa adanya. Sehingga kebiasaan tersebut menjadi hal yang wajar dan semakin kompleks. Melalui bahasa verbal maupun non-verbal manusia dapat memanipulasi pesan yang disampaikan. Misalnya dalam penggunaan majas manusia dapat menyampaikan pernyataan dan kenyataan yang berlainan untuk tujuan tertentu. Sebagai contoh dalam penggunaan majas hiperbola manusia melakukan penyangatan bahasa untuk menyanjung perasaan seseorang. Apa yang diucapkan manusia kerap berlainan dengan apa yang dilakukan secara non-verbal untuk tujuan tertentu. Ketidak jelasan tersebut meliputi problematika manusia yang direpresentasikan kedalam simbol dan bahasa visual. Pengalaman memperhatikan perilaku manusia terlebih pada perilaku yang bukan sebenarnya menjadikan semakin penasaran sekaligus tertarik sehingga menjadi inspirasi untuk menghadirkan dan memvisualkan ke dalam bentuk karya seni grafis. Hasil pengamatan terhadap manusia yang bersifat unik dalam mengolah sikap agar hal yang sebenarnya tak tersampaikan dalam berinteraksi. Hal ini berusaha diwujudkan dengan figur manusia yang dideformasi sekaligus dikombinasikan dengan bentuk lain dengan tujuan mewakili hasil pengamatan atau ide yang diterima. Berdasar pemaknaan simbol secara personal dan diperkuat dengan berbagai sumber referensi serta pengamatan sehingga mendorong penulis untuk memvisualkan konsep manusia semu melalui karya seni. Konsep penciptaan merupakan sesuatu yang diabstraksikan ke dalam karya seni. Konsep dibentuk serta disusun dari adanya ide atau gagasan yang melandasi atau dasar pijakan bagi penulis dalam proses penciptaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Dosen Pembimbing: Ag. Hartono , Bambang Witjaksono
Uncontrolled Keywords: Manusia, Semu, Bahasa Verbal Non-Verbal, Sikap, Prilaku, Kepura-puraan, Interaksi, Kesadaran, Imajinatif, Deformatif, Simbol, Kritik, Surealisme
Subjects: Seni Murni > Seni Grafis
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Seni Murni > Seni Grafis
Depositing User: jody JS Santoso
Date Deposited: 12 Dec 2017 06:43
Last Modified: 12 Dec 2017 06:43
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/2756

Actions (login required)

View Item View Item