Memahami Naskah Drama Genderang Bharatayuda, Karya Sri Murtono

Iswantara, Nur (1994) Memahami Naskah Drama Genderang Bharatayuda, Karya Sri Murtono. Project Report. Lembaga Penelitian ISI Yogyakarta.

[img] Text
Bab 1.pdf

Download (5MB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)

Abstract

Naskah drama Genderang Bharatayuda karya Sri Murtono yang ditulis antara Januari 1947 sampai dengan September 1948 dan diterbitkan Balai Pustaka Jakarta tahun 1953 ternyata dalam sejarah drama Indonesia kurang dibicarakan. Untuk itu dalam pengkajian ini diusahakan dengan memahaminya mengguna­ kan teori struktural.Dari sini setidaknya diketahui bahwa sri Murtono adalah salah satu pengarang drama Indonesia yang juga seniman teater berjiwa nasionalisme. Artinya dari bebe­ rapa karya dramanya b'erkisah tentang pentingnya kesadaran berjuang,seperti naskah drama Gunung Berintik (1946), sum­ pah Dadjah(1949),Konvoi Penghabisan (1949) dan lain sebagianya. Secara struktural naskah drama Genderang Bharatayuda bertemakan perjuangan mempertahankan martabat bangsa dan mem­ bangkitkan eemangat juang yang penuh sikap keperwiraan diper­ lukan pengorbanan jiwa, raga dan cinta. Yang mana ilham griteranya berasal dari lakon besar Perang Bharatayuda dalam epos Mahabharata. Alur atau plot Genderang Bharatayuda disusun secara konvensional dengan pola segitiga sama kaii seperti yang di­ kemukakan Hudson. Secara kualitas termasuk beralur dan secara kuantitatif beralur tunggal. Kemudian ditinjau dari bentuknya masuk alur maju atau progresive plot. didalam penokohan naskah drama Genderang Brantayuda tergambarkan dengan jelas. Watak dari Widjaya dan Syita ji­ka diamati dari segi perkembangan wataknya merupakan tokoh bulat atau round character, yaitu tokoh yang mem punyai per­ kembangan watak tidak terduga. Kemudian tokoh-tokoh Teruna, Kirana, Airawati, Ulupui, Madri, Wirakta, Jumna, Widura, Panca dan Perjurit-perjurit wataknya termasuk tokoh datar atau flat character, yaitu tokoh yang wataknya hanya diungkapkan dari satu sisi atau statis.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Naskah Drama, Drama Genderang Bharatayuda, Karya Sri Murtono
Subjects: Seni Drama Tari dan Musik
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Seni Drama Tari dan Musik
Depositing User: jono JN jono
Date Deposited: 13 Sep 2019 07:42
Last Modified: 13 Sep 2019 07:42
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/4883

Actions (login required)

View Item View Item