Gerakan Sosial Independen Di Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Dokumenter Televisi Expository Berjudul Institut Serba Indie Episode “Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar”.

Aghasa Adhityawarman, Aghra (2021) Gerakan Sosial Independen Di Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Dokumenter Televisi Expository Berjudul Institut Serba Indie Episode “Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar”. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Aghra Aghasa Adhityawarman_2021_FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25MB) | Request a copy
[img] Text
Aghra Aghasa Adhityawarman_2021_BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Aghra Aghasa Adhityawarman_2021_BAB VI.pdf

Download (199kB)
[img] Text
Aghra Aghasa Adhityawarman_2021_JURNAL.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Aghra Aghasa Adhityawarman_2021_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (202kB) | Request a copy
[img] Image
POSTER21_1410696032_AGHRA AGHASA ADHITYAWARMAN_INSTITUT SERBA INDIE.jpg
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Video
watch_v=tv7MZ8w-Bfs
Restricted to Repository staff only

Download (464kB) | Request a copy
Official URL: https://www.youtube.com/watch?v=tv7MZ8w-Bfs

Abstract

Karya Tugas Akhir penciptaan karya seni berjudul “Gerakan Sosial Independen di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Program Dokumenter Televisi Expository Institut Serba Indie Episode “Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar” dilandasi oleh berkembangnya gerakan-gerakan sosial yang diinisiasi oleh masyarakat dengan berbagai topik permasalahan. Episode “Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar” berisi perjuangan pegiat hewan peliharaan dalam usaha penyelamatan dan perlindungan hewan peliharaan terlantar. Pembuatan karya ini diharapkan dapat menjadi arsip dan sarana penyalur aspirasi masyarakat mengenai permasalahan sosial yang terjadi di sekitar kita. Program dikemas dengan gaya expository menggunakan pernyataan langsung dari narasumber. Pernyataan langsung narasumber digunakan untuk membangun narasi dari berbagai sudut pandang yang ingin disampaikan ke penonton. Gaya expository dipilih karena dengan gaya ini, memiliki kekuatan utama untuk menyajikan argumen dengan kekuatan verbal secara mendalam. Sebagai program televisi, Institut Serba Indie memuat konten informasi, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat di Provinsi DI. Yogyakarta. Institut Serba Indie Episode “Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar” terdiri dari 3 segmen. Segmen pertama berisi pengenalan subjek bernama Ibu Yayuk pemilik Pet-Shop dan Penitipan Kucing Oye, dan Pak Victor pemilik shelter anjing RRDC. Segmen 2 berisi pembahasan kasus-kasus penelantaran hewan yang sering dihadapi oleh Ibu Yayuk dan Pak Victor dan bagaimana cara mereka mengupayakan kegiatan penyelamatan dan perlindungan hewan peliharaan. Segmen 3 berupa harapan-harapan para pegiat hewan peliharaan agar bisa tercipta situasi yang aman bagi hewan peliharaan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui karya ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap nasib hewan peliharaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Aghasa Adhityawarman, Aghranim1410696032
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorRakhman Hakim, Latiefnidn0014057902
ContributorWidyasmoro, Agnesnidn0006057806
Department: KODEPRODI91261#TELEVISI DAN FILM
Uncontrolled Keywords: Dokumenter Televisi, Expository, Gerakan sosial, Daerah Istimewa Yogyakarta, Hewan peliharaan
Subjects: Televisi > Televisi
Divisions: Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Televisi > Program Studi S1 Televisi
Depositing User: Aghra Aghasa Adhityawarman
Date Deposited: 23 Aug 2021 07:55
Last Modified: 23 Aug 2021 07:55
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/9428

Actions (login required)

View Item View Item