Krumpyung Sebuah Seni Pertunjukkan Tradisional di Daerah Sabdodadi Bantul Yogyakarta

Yustinus Aristono, 8910118014 (1995) Krumpyung Sebuah Seni Pertunjukkan Tradisional di Daerah Sabdodadi Bantul Yogyakarta. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
019-KT009950-1.pdf - Submitted Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text
019-KT009950-2.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] Text
019-KT009950-3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[img]
Preview
Text
019-KT009950-4.pdf - Submitted Version

Download (863kB) | Preview
[img] Text
019-KT009950-Lampiran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (20MB)
Official URL: http://lib.isi.ac.id/

Abstract

Mengamati perjalanan suatu bentuk seni teater tradisional, tidak bisa lepas dari pola laku kehidupan masyarakat pendukungnya. Hidup dan mati suatu bentuk teater tradisional sangat ditentukan oleh nasyarakat pendukungnya. Bentuk itu ada karena menjadi bagian dari masyarakat tradisional tersebut. Melalui teater tradisional tersebut, mereka menuangkan gagasan, keinginan serta ajaran. Hereka butuh suatu wadah untuk bermain. Dalam wadah itu (teater teradisional, mereka bisa terlibat, mereka menonton, mereka bermain) Krumpyung sebagai suatu bentuk teater tradisional merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan keinginan serta ajaran. Kesenian ini tumbuh dikalangan rakyat kecil pedesaan yang keadaan ekonominya serba pas-pasan di daerah Bantul Yogyakarta. Melihat kundisinya saat ini, yang semakin tergusur oleh kemajuan jaman dan tergeser oleh bentuk kesenian yang baru dengan perlengkapan dan sentuhan tehnologi, dikhawatirkan keberadaannya akan punah. Kesenian atau bentuk seni yang muncul dari masyarakat perlu diberi kesempatan, sehingga keberadaannya tidak hilang. Kesempatan yang diberikan bukan tidak mungkin untuk munculnya kembali bentuk-bentuk kesenian tradisional yang kondisinya semakin memprihatinkan. Dengan demikian khasanah dunia kesenian, budaya bangsa Indonesia semakin semarak dan lebih kaya lagi. Bentuk kesenian dapat selalu terpantau. Sampai suatu saat, kita dapat newariskan hal tersebut kepada generasi mendatang. Dalam bentuk yang asli dan nyata, bukan sekedar sejarah belaka. Permasalahan ini yang membangkitkan penulis untuk mengadakan penelitian. Permasalahan yang umum dan selalu muncul dalam kesenian tradisional adalah bagaimana keberadaannya masih bisa menarik perhatian dan kehadirannya tetap dirindukan oleh masyarakat pendukungnya, serta kemampuannya bertahan terhadap kemajuan tehnologi dan perubahan zaman. Krumpyung sebagai teater tradisional juga tidak lepas dari sederetan masalah tersebut. Hal-hal inilah yang menggelitik penulis untuk nengadakan penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM
Yustinus Aristono, 8910118014UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
EditorBen Suharto, BSUNSPECIFIED
Department: Jurusan Teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Uncontrolled Keywords: Teater Tradional, Drama Tradional, Seni Tradisional
Subjects: Teater > Pengkajian seni teater (dramaturgi)
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Teater
Depositing User: Heri HK Hakim
Date Deposited: 16 Dec 2015 04:24
Last Modified: 16 Dec 2015 04:24
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/1014

Actions (login required)

View Item View Item