Analisis Koreorafi Tari Bugis Ranaggana Karya Tri Nardono

Danukhoiro Gondohutomo, R. Erwan (2022) Analisis Koreorafi Tari Bugis Ranaggana Karya Tri Nardono. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
R. Erwan Danukhoiro Gondohutomo_2022_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy
[img] Text
R. Erwan Danukhoiro Gondohutomo_2022_BAB I.pdf

Download (7MB)
[img] Text
R. Erwan Danukhoiro Gondohutomo_2022_BAB PENUTUP.pdf

Download (3MB)
[img] Text
R. Erwan Danukhoiro Gondohutomo_2022_NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (994kB)
[img] Video
R. Erwan Danukhoiro Gondohutomo_2022_LAMPIRAN 1.mp4
Restricted to Repository staff only

Download (33MB) | Request a copy
[img] Video
R. Erwan Danukhoiro Gondohutomo_2022_LAMPIRAN 2.mp4
Restricted to Repository staff only

Download (27MB) | Request a copy
[img] Image
WhatsApp Image 2022-08-19 at 14.56.54.jpeg
Restricted to Repository staff only

Download (93kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Tari Bugis Rananggana merupakan karya Tri Nardono pada tahun 2005 yang menceritakan kegagahan prajurit Bugis keraton kasultanan Yogyakarta dalam berlatih perang menggunakan properti pedang. Jogetan Bapang Kentrog dan Pepincangan adalah ragam gerak dari Beksan Bugis yang selanjutnya diadopsi serta dikembangkan oleh Tri Nardono dalam tari ini. Bentuk koreografi dari Tari Bugis Rananggana menjadi fokus penelitian dalam karya tulis ini. Janet Adshead menguraikan empat tahap metode analisis koreografi yakni, describing, discerning, interperting, evaluating. Tahap describing dilakukan dengan mendeskrispikan elemen-elemen tari. Discerning dilakukan menggunakan teori Jacqueline Smith meliputi; Metode Konstruksi IV (Bentuk Tari, Dari Motif ke Frase-Seksi-Tipe Bentuk, dan Desain Waktu) dan Metode Konstruksi II (Motif Dasar, Variasi dan Pengembangan, Alur Pola Lantai) untuk menganalisis motif dasar, pengembangan gerak, serta alur pola lantai. Interperting dilakukan dengan menghubungkaitkan antar elemen tari untuk menginterpertasikan motif unik, motif spesifik, penari, serta gaya tari. Evaluating digunakan dalam kesimpulan untuk mengevaluasi tari ini sebagai tahap akhir. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu Tari Bugis Rananggana merupakan tari tunggal putra gagah gaya Yogyakarta yang memiliki motif dasar Bapang Kentrog dan Pepincangan. Kedua ragam tersebut dinyatakan sebagai motif unik karena menjadi rangsang gerak koreografer yang selanjutnya mengalami pengembangan dan variasi pengulangan dengan alur pola lantai simetris. Jogetan Bapang Kentrog Batangan diinterpertasikan sebagai motif spesifik karena motif gerak tersebut hanya hadir dalam tari ini dan merupakan pengembangan dari motif Jogetan Bapang Kentrog. Tari Bugis Rananggana diciptakan untuk usia anak hingga remaja, namun dalam interpertasi kualitas tenaga tari ini tergolong memiliki bobot ‘berat’ atau diartikan membutuhkan kemapanan koordinasi gerak secara khusus sehingga disimpulkan dapat dibawakan oleh segala usia. Tari ini dapat disajikan dalam bentuk kelompok, namun perlu penelitian khusus untuk transformasi yang dialami. Kata Kunci: Tari Bugis Rananggana, Tri Nardono, Analisis Koreografi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Danukhoiro Gondohutomo, R. Erwannim1611597011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorPudjasworo, Bambangnidn0009095701
ContributorWinahyuningsih, M. Heninidn0022036404
Department: KODEPRODI91631#TARI
Uncontrolled Keywords: Tari Bugis Rananggana, Tri Nardono, Analisis Koreografi.
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: R. Erwan Danukhoiro Gondohutomo
Date Deposited: 19 Aug 2022 01:03
Last Modified: 19 Aug 2022 08:01
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/12052

Actions (login required)

View Item View Item