Dwi Astuti, Septiana (2022) Eksperimen Zat Warna Alam Tandan Pisang Kepok Pada Kain Batik Dengan Uji Kualitas Warna. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (413kB) | Request a copy |
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (140kB) | Request a copy |
|
Text
FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
Text
JURNAL Septiana Dwi Astuti_1812097022.pdf Restricted to Repository staff only Download (569kB) | Request a copy |
Abstract
Tandan pisang kepok sudah ada yang meneliti berkaitan dengan manfaat warna alam. Penelitian sebelumnya tidak melawati proses pelilinan dan tidak melewati proses perebusan kain. Pada penelitian ini akan membahas tentang ekstraksi tandan pisang kepok, proses pelilinan, dan uji kualitas warna. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengambilan zat warna alam tandan pisang kepok agar diperoleh standarisasi warna dan formula yang baik, mengetahui warna yang dihasilkan tandan pisang kepok pada kain batik, mengetahui hasil kualitas warna tandan pisang kapok melalui uji kelunturan warna terhadap cuci sabun dan panas setrika. Jenis penelitian ini termasuk dalam kualitatif-kuantitatif. Sampel penelitian berupa ekstraksi tandan pisang kapok sebagai zat warna alam. Metode pengumpulan data menggunakan ialah dokumentasi, observasi, wawancara, dan studi literatur. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan tujuan untuk menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel tertentu. Variabel bebas memiliki Batasan dari tandan pisang kepok kering. Variabel penentu memilih bahan pengunci warna alam seperti: cuka, tawas, kapur, dan tunjung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan teknik pengeringan memengaruhi hasil ekstraksi warna yang lebih pekat. Berdasarkan hasil kualitas warna tandan pisang kepok melalui uji kelunturan warna terhadap cuci sabun paling baik dengan fiksasi tunjung yang bernilai 4-5 (Baik) dan fiksasi kapur bernilai 4 (Baik), sedangkan fiksasi tawas dan kapur bernilai 3-4 (Baik). Hasil uji kelunturan warna terhadap panas setrika paling baik menggunakan fiksasi cuka bernilai 4-5 (Baik), sedangkan fiksasi tawas, kapur, dan tunjung bernilai 4 (Baik). Tandan pisang kepok dapat menjadi alternatif zat warna alam.
Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Creators: |
|
|||||||||
Contributors: |
|
|||||||||
Department: | KODEPRODI90211#KRIYA SENI | |||||||||
Uncontrolled Keywords: | warna alam, tandan pisang kepok, kain batik | |||||||||
Subjects: | Kriya > Kriya Tekstil | |||||||||
Divisions: | Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Tekstil | |||||||||
Depositing User: | sri SE endarti | |||||||||
Date Deposited: | 15 Jun 2023 05:04 | |||||||||
Last Modified: | 15 Jun 2023 05:04 | |||||||||
URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/14237 |
Actions (login required)
View Item |