Darajat Al-Ashma', Zakia (2025) Perancangan Interior Restoran SugarBEATS Hotel Indigo Bintan Lagoi Beach Dengan Pendekatan Neo Vernakular. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Zakia Darajat Al-ashma'_2025_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (24MB) | Request a copy |
||
|
Text
Zakia Darajat Al-ashma'_2025_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
Zakia Darajat Al-ashma'_2025_BAB PENUTUP.pdf Download (484kB) | Preview |
|
|
Text
Zakia Darajat Al-ashma'_2025_LAMPIRAN 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
Zakia Darajat Al-ashma'_2025_LAMPIRAN 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) | Request a copy |
||
|
Video
view_usp=sharing Restricted to Repository staff only Download (54kB) | Request a copy |
||
|
Text
Zakia Darajat Al-ashma'_2025_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Download (191kB) | Preview |
Abstract
Restoran SugarBEATS merupakan fasilitas all day dining di Hotel Indigo Bintan Lagoi Beach yang merupakan hotel bintang 5 dengan konsep neighbourhood storytelling. Restoran ini menghadapi tantangan untuk menciptakan identitas unik di tengah kawasan resor modern tepi pantai tropis yang seragam. Permasalahan utama meliputi tiga poin krusial diantaranya bagaimana mentransformasikan nilai-nilai kearifan lokal Melayu Bintan ke dalam elemen interior tanpa menghilangkan kesan mewah standar hotel bintang lima, bagaimana menerapkan pendekatan neo vernakular secara harmonis melalui perpaduan material modern kelas atas dan material alam, serta bagaimana merekayasa ulang efisiensi sirkulasi ruang eksisting guna meningkatkan kenyamanan pengguna dan okupansi hotel. Metode perancangan yang digunakan mengacu pada proses desain oleh Rosemary Kilmer dan Otie Kilmer yang terdiri dari dua tahap utama, yaitu analisis (programming) dan sintesis. Perancangan menggunakan pendekatan neo vernakular dengan fokus pada konsep “Harmoni Melayu Bintan”. Prosesnya melibatkan analisis, dan studi literatur untuk mentransformasi elemen budaya Bintan. Neo diwujudkan melalui penggunaan material, sedangkan vernakular diekspresikan melalui siluet perahu lancang kuning dan rumah panggung Melayu. Penerapan metode dan pendekatan ini menjadi sangat penting karena memberikan kerangka kerja yang sistematis dalam memecahkan masalah kompleks antara kebutuhan fungsional hotel internasional dan pelestarian identitas budaya. Dengan metode ini, transformasi budaya tidak hanya menjadi tempelan dekoratif, melainkan solusi desain yang terukur dan fungsional. Hasilnya adalah ruang glamour Melayu Bintan kontemporer tropis dengan penataan layout yang dioptimalkan. Perancangan ini menciptakan focal point beridentitas kuat tidak hanya memenuhi standar estetika hotel bintang 5, tetapi juga secara efektif memecahkan isu homogenitas dan secara langsung mendukung penguatan branding unik hotel untuk mencapai target okupansi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI90221#DESAIN INTERIOR | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Desain Interior, SugarBEATS Restoran Hotel, Neo-Vernakular, Hotel Bintang 5, Glamour Melayu Bintan | |||||||||
| Subjects: | Disain > Disain Interior | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior | |||||||||
| Depositing User: | Zakia Darajat Al-ashma' | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 03:02 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:02 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22310 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
