Eksperimen Bubuk Cangkang Keong Air Payau Dan Abu Kayu Jaranan Sebagai Bahan Glasir Pada Produk Keramik

Ridwansyah, Zyenada (2025) Eksperimen Bubuk Cangkang Keong Air Payau Dan Abu Kayu Jaranan Sebagai Bahan Glasir Pada Produk Keramik. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Zyenada Ridwansyah_2025_BAB PENUTUP.pdf

Download (391kB) | Preview
[img] Text
Zyenada Ridwansyah_2025_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Zyenada Ridwansyah_2025_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Zyenada Ridwansyah_2025_BAB I (1).pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
Lembar Persetujuan Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (119kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Pemanfaatkan cangkang keong air payau (Faunus Ater) dan Abu Kayu Jaranan (Lannea Coromandelica) sebagai bahan glasir keramik masih terbatas. Pemilihan kedua bahan tersebut dilatar belakangi oleh ketersediaannya yang melimpah dan potensinya sebagai bahan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dan hasil dari penambahan bubuk cangkang keong air payau dan abu kayu jaranan terhadap sifat fisik, kimia dan estetika. Serta menentukan komposisi terbaik yang dapat digunakan sebagai glasir keramik. Metode yang digunakan adalah eksperimen, estetika dan ilmu bahan keramik yang meliputi pengambilan sampel bahan, proses pembersihan, pembakaran, penghalusan, uji lab dengan metode X-Ray Fluorescence (XRF), peracikan formula dan uji tes pieces. Cangkang keong dibakar pada suhu biskuit 965°C untuk memudahkan proses penghancuran hingga menjadi bubuk, sedangkan kayu jaranan dibakar melalui beberapa teknik pembakaran hingga menjadi abu halus. Tes pembakaran pada test pieces untuk memperlihatkan variasi karakter glasir, mulai dari leleh, glossy, hingga efek warna yang dipengaruhi komposisi campuran. Eksperimen ini menghasilkan 35 formula glasir yang diuji pada test pieces dengan suhu bakar mencapai 1207°C. Penulis melakukan tiga percobaan dengan menggunakan bahan seperti feldspar dan silika, transparan soft glaze dan oksida pewarna. Hasil visual memberikan efek bintik-bintik hitam kecil dari hasil bubuk cangkang keong dan bintik-bintik coklat-kehijauan dari abu kayu. Dari 35 formula dan didapat tiga hasil formula terpilih maka tiga bahan formula terpilih tersebut diaplikasikan pada produk gelas tabung dan tile. Dan dapat disimpulkan bahwa kombinasi bubuk cangkang keong air payau dan abu kayu jaranan berpotensi sebagai bahan glasir alternatif yang mudah ditemukan, ekonomis, serta mendukung prinsip keberlanjutan dalam praktik keramik kontemporer.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Ridwansyah, Zyenadanim2112272022
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorSuharson, Arifnidn002267501
ContributorSubiharto, Jokonidn0014037505
Department: KODEPRODI90211#KRIYA
Uncontrolled Keywords: Keong Faunus Ater, Kayu Jaranan, Glasir, Eksperimen, Keramik
Subjects: Kriya > Kriya Keramik
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Keramik
Depositing User: Zyenada Ridwansyah
Date Deposited: 12 Jan 2026 07:28
Last Modified: 12 Jan 2026 07:28
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22427

Actions (login required)

View Item View Item