Eliezer Timisela, Yosi (2026) Paralelisasi Unsur-Unsur Musikal dan Adegan pada Serial Kartun "Lamput". Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Yosi Eliezer Timisela_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
||
|
Text
Yosi Eliezer Timisela_2026_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
Yosi Eliezer Timisela_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (381kB) | Preview |
|
|
Text
Yosi Eliezer Timisela_2026_LAMPIRAN 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Audio
view_usp=share_link Download (112kB) |
||
|
Video
view_usp=share_link Download (54kB) |
||
|
Text
Yosi Eliezer Timisela_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Download (200kB) | Preview |
Abstract
Serial kartun Lamput merupakan film kartun bisu yang sepenuhnya mengandalkan gerakan, gestur, dan mimik wajah sebagai elemen utama dalam penyampaian pesan dan kronologi adegan. Dalam film kartun bisu umumnya, ilustrasi musik yang dihadirkan seringkali hanya mewakili satu aspek gerak utama, padahal terdapat banyak aspek gerak (kaki, tangan, mata, tubuh) yang membangun ilustrasi visual secara keseluruhan. Kesenjangan ini menciptakan kebutuhan untuk menghasilkan komposisi musik film yang mampu mengakomodasi dan memparalelkan berbagai aspek gerak dalam suatu adegan secara bersamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan struktur musik yang dapat dikombinasikan dengan struktur adegan dan mengimplementasikannya dalam komposisi musik yang diciptakan. Metode penciptaan yang digunakan adalah pendekatan aplikatif, yaitu mengaplikasikan hasil penelitian empiris sebelumnya mengenai hubungan antara parameter musik (seperti pitch, dinamika, dan tempo) dengan citra gerak yang diwakili oleh gestur karakter. Komposisi ini berfokus pada teknik paralelisasi gerak di mana berbagai instrumen digunakan untuk mengikuti dan menekankan aspek-aspek gerak yang berbeda (misalnya, gerakan mata, kaki, dan tubuh) yang terjadi serentak dalam satu bingkai adegan, dengan tetap menjaga kesatuan musikal secara keseluruhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak semua gestur dalam adegan dapat efektif dimusikkan karena perbedaan durasi dan intensitas. Logika gestur dalam aspek musikal dapat dipertahankan melalui beberapa cara, yaitu: penggunaan pola arah melodi (naik atau turun) yang relevan dengan gerak menjauh atau mendekat; tingkat kekompleksan ritme yang sesuai dengan karakteristik gerak (kompleks, teratur, atau repetitif); serta pemilihan timbre instrumen yang relevan dengan kecepatan dan ruang gerak karakter. Komposisi ini berhasil memparalelkan unsur musikal dengan berbagai gestur adegan, memberikan kontribusi aplikatif dalam penciptaan musik film kartun bisu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91222#PENCIPTAANMUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Paralelisasi, Serial Kartun, Lamput, Gestur, Musik Film. | |||||||||
| Subjects: | Musik > Komposisi Musik | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | Yosi Eliezer Timisela | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 08:02 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 08:02 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
