Fenomena Anak Jalanan Dalam Karya Kriya Kayu

Azis Pradika, Danu (2025) Fenomena Anak Jalanan Dalam Karya Kriya Kayu. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
DANU AZIS PRADIKA_2025_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
DANU AZIS PRADIKA_2025_BAB 1.pdf

Download (8MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DANU AZIS PRADIKA_2025_BAB PENUTUP.pdf

Download (8MB) | Preview
[img] Text
DANU AZIS PRADIKA_2025_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
Danu Azis Pradikai_2025_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI..pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Video
watch_si=Zhzp75UA6D25LAOT&v=bcEt8DMcqGA&feature=youtu.be

Download (1MB)
Official URL: https://www.youtube.com/watch?v=bcEt8DMcqGA

Abstract

Fenomena anak jalanan masih menjadi persoalan sosial yang nyata di ruang publik perkotaan. Kehidupan anak jalanan kerap berada dalam situasi keterbatasan ekonomi, rentan terhadap berbagai bentuk eksploitasi, dan belum memperoleh perlindungan hak anak secara memadai. Kondisi tersebut berdampak pada aspek fisik, tetapi juga membentuk pengalaman psikologis dan sosial yang kompleks. Penciptaan karya seni ini bertujuan menghadirkan medium reflektif yang menyuarakan realitas kehidupan anak jalanan secara empatik dan humanis, menyadarkan masyarakat akan pentingnya nasihat dan pendidikan yang baik agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Metode penciptaan karya menggunakan pendekatan fenomenologi Edmund Husserl yang dipadukan dengan metode estetika. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman hidup anak jalanan secara langsung melalui observasi dan wawancara. Teori estetika A. A. M. Djelantik digunakan untuk menjelaskan pengalaman dan makna yang diperoleh kemudian diterjemahkan ke dalam karya seni, melalui aspek wujud/rupa, bobot/isi, dan penampilan karya. Hasil wawancara menunjukkan bahwa anak jalanan hidup dalam tekanan ekonomi, keterbatasan ruang aman, tuntutan bertahan hidup sejak usia dini. Melalui proses reduksi fenomenologis dan estetika karya tidak hanya bersifat representasional, tetapi mampu menangkap esensi pengalaman, keterbatasan, dan merespon bentuk visual, komposisi, medium, dan teknik. Enam karya yang dihasilkan, yaitu Terbelenggu Harapan, Young Wild and Freedom, Secercah Syukur di Senja Pinggiran Kota, Irama Kehidupan, Exploited, dan Dihantam Realita, diolah dengan pemanfaatan bentuk, tekstur, dan karakter kayu. Karya-karya ini menegaskan kesan keras, rapuh, perjuangan, serta harapan dalam kehidupan anak jalanan, sekaligus sebagai media komunikasi visual menyampaikan pesan kemanusiaan dan kritik sosial.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Azis Pradika, Danunim2012247022
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorNizam, Akhmadnidn0028087208
ContributorSetiawan, Gandarnidn0013128905
Department: KODEPRODI90211#KRIYA
Uncontrolled Keywords: Anak Jalanan, Fenomenologi, Estetika, Kriya Kayu, Kritik Sosial, Kemanusiaan
Subjects: Kriya > Kriya Kayu
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Kayu
Depositing User: Danu Azis Pradika
Date Deposited: 13 Jan 2026 08:43
Last Modified: 13 Jan 2026 08:43
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22540

Actions (login required)

View Item View Item