Septiawan, Rayvan (2026) Transformasi Bentuk Pertunjukan Randai Minangkabau Menjadi Randai Kuantan Di Kabupaten Kuantan Singingi. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Rayvan Septiawan_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
Rayvan Septiawan_2026_BAB 1.pdf Download (739kB) | Preview |
|
|
Text
Rayvan Septiawan_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (198kB) | Preview |
|
|
Text
Rayvan Septiawan_2026_LAMPIRAN 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (125kB) | Request a copy |
||
|
Text
Rayvan Septiawan_2026_LAMPIRAN 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (84kB) | Request a copy |
||
|
Text
Rayvan Septiawan_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji proses transformasi budaya dalam seni pertunjukan teater tradisi Randai Kuantan yang berkembang di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, dengan studi kasus kelompok Randai Kuantan Gelora Sinar Muda di Kecamatan Baserah. Randai Kuantan diyakini berasal dari seni pertunjukan Randai Minangkabau yang masuk melalui proses perantauan dan interaksi budaya antara masyarakat Minangkabau dan Melayu Kuantan. Meskipun memiliki sejumlah kesamaan unsur, Randai Kuantan menunjukkan perbedaan bentuk pertunjukan yang mencerminkan identitas budaya lokal masyarakat Melayu Kuantan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model interaktif Joseph A. Maxwell. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipatif, wawancara mendalam dengan pelaku Randai Kuantan dan Randai Minangkabau, studi dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis data dilakukan secara simultan menggunakan strategi kategorisasi dan koneksi. Kerangka analisis utama menggunakan teori Rantai Transformasi Budaya Patrice Pavis untuk menguraikan proses transformasi melalui tahapan konseptualisasi ide, konkretisasi tekstual, konkretisasi dramaturgis, konkretisasi pemanggungan, dan resepsi penonton, dengan dukungan konsep agensi lokal dari Melville J. Herskovits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Randai Kuantan mengalami transformasi pada unsur cerita, bahasa, struktur dramaturgi, serta pemanggungan. Cerita berkembang ke arah narasi lokal dan religius, bahasa Minangkabau digantikan oleh bahasa Melayu Kuantan, dan unsur pemanggungan disesuaikan dengan konteks sosial masyarakat setempat. Transformasi ini menegaskan peran aktif masyarakat Melayu Kuantan dalam mempertahankan, mengadaptasi, dan mereinterpretasi unsur budaya Minangkabau sehingga membentuk identitas pertunjukan Randai Kuantan yang khas dan kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91251#TEATER | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Randai Kuantan, Transformasi Seni Pertunjukan, Melayu Kuantan | |||||||||
| Subjects: | Teater > Pengkajian seni teater (dramaturgi) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Teater | |||||||||
| Depositing User: | Rayvan Septiawan | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 07:11 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 07:11 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22618 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
