Interpretasi Keseimbangan Diri Dalam Konsep Zen Pada Penciptaan Keramik Seni

Dipo Suksma, Imantopo (2026) Interpretasi Keseimbangan Diri Dalam Konsep Zen Pada Penciptaan Keramik Seni. Skripsi thesis, Insitut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
IMANTOPO DIPO SUKSMA_2025_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
IMANTOPO DIPO SUKSMA_2025_BAB I.pdf

Download (803kB) | Preview
[img]
Preview
Text
IMANTOPO DIPO SUKSMA_2025_BAB PENUTUP.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Text
IMANTOPO DIPO SUKSMA_2025_PERNYATAAN PESETUJUAN-PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id/

Abstract

Penciptaan ini berangkat dari dorongan penulis untuk memahami dan merefleksikan keseimbangan diri antara ketegangan, pikiran, dan realitas. Penulis juga terinspirasi ketika membaca buku “Zen Mind, Beginner’s Mind” yang ditulis oleh Shunryu Suzuki, menjadi dorongan konseptual untuk merumuskan tujuan penciptaan, yaitu menginterpretasikan nilai-nilai dalam konsep Zen seperti keseimbangan diri, kesadaran, penerimaan, dan keberlangsungan proses alami ke dalam karya keramik seni sebagai bentuk visual dan ruang kontemplatif. Proses penciptaan ini menggunakan Pendekatan Estetika Zen, metode ini relevan jika digunakan dalam penciptaan ini. Nilai-nilai mendasar dalam metode konsep Zen adalah Mindfulness (kesadaran penuh), Mind (pikiran pemula, Non-duality (ketidakterpisahan) dan Natural Process (proses alami). Metode pendekatan ini digunakan untuk mengkaji dan mengelaborasi keindahan karya seni yang penulis ciptakan, yaitu seni keramik. Pada perwujudan penulis menerapkan metode penciptaan menurut Sp. Gustami yang terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu eksplorasi, dan perwujudan. Impelementasi dari tahap metode penciptaan ini dengan pencarian sumber data dari ide tentang zen, membuat 17 sketsa lalu dipilih sebanyak delapan sketsa rancangan, lalu mewujudkannya menjadi karya keramik seni. Hasil penciptaan meliputi delapan karya keramik seni berjudul Menghargai Paradoks; Menerima Diri Sepenuhnya, Pikiran yang Tunggal, Meninggalkan Jejak Diri, Sebagaimana, Adanya, Menuju Kesadaran, Mengembalikan Diri, Memberi Ruang pada Eksistensi, dan Gulma-Gulma di Kepala. Melalui karya ini penulis berharap mampu menginspirasi serta menunjukkan bahwa seni keramik dapat menjadi media kontemplatif untuk mengekspresikan keharmonisan antara diri dan kehidupan menurut pemahaman mengenai konsep Zen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Dipo Suksma, Imantoponim2012213022
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorAnja Asmara, Dwitanidn0020076404
ContributorBaskoro Miko Putro, Indronidn0025127405
Department: KODEPRODI90211#KRIYA
Uncontrolled Keywords: Keseimbangan Diri, Konsep Zen, Seni Keramik
Subjects: Kriya > Kriya Keramik
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Keramik
Depositing User: Imantopo Dipo Suksma
Date Deposited: 13 Jan 2026 00:51
Last Modified: 13 Jan 2026 00:51
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22630

Actions (login required)

View Item View Item