Aditya Pragnyana, Daniel (2025) "Thuk E’pyang” Sebuah Komposisi Musik Elektro-Akustik Live Electronics Dengan Gaya Minimalis. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Daniel Aditya Pragnyana_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
||
|
Text
Daniel Aditya Pragnyana_2026_BAB I.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
Daniel Aditya Pragnyana_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (301kB) | Preview |
|
|
Text
Daniel Aditya Pragnyana_2026_LAMPIRAN 1-NOTASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
||
|
Video
Daniel Aditya Pragnyana_2026_LAMPIRAN 2-TRAILER VIDEO.mp4 Restricted to Repository staff only Download (40MB) | Request a copy |
||
|
Audio
Daniel Aditya Pragnyana_2026_LAMPIRAN 3-AUDIO.mp3 Restricted to Repository staff only Download (19MB) | Request a copy |
||
|
Text
Daniel Aditya Pragnyana_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (761kB) | Request a copy |
||
|
Video
watch_v=JmNrjVLGzuA&feature=youtu.be Download (1MB) |
Abstract
Ketuk dan kempyang merupakan pasangan alat musik dalam gamelan yang hanya memiliki dua nada. Keterbatasan nada ketuk kempyang tersebut menjadi ide dasar pembuatan komposisi dengan menggabungkan ketuk kempyang dan biola serta cello. Keterbatasan nada dan pola permainan pada ketuk kempyang juga memunculkan penggunaan elektro-akustik serta gaya minimalis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara unsur akustik dan elekto-akustik yang termuat dalam komposisi "Thuk e'Pyang" ditinjau dari aspek teknis modulasi yang dilakukan pada program VCV Rack. Selain itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui elemen yang digunakan untuk memunculkan karakter minimalis dalam komposisi "Thuk e'Pyang". Penelitian dengan metode eksperimental dilakukan guna mendapatkan jawaban yang sesuai terhadap proses yang sudah dirancang. Penentuan judul, konsep, serta landasan penciptaan dilakukan pada tahap awal. Penulis kemudian melakukan studi terhadap pustaka yang sesuai, lalu studi karya komposisi yang berkaitan dengan konsep "Thuk e'Pyang". Tahap berikutnya adalah eksperimen bunyi ketuk kempyang sekaligus mempelajari program VCV Rack untuk proses elektro-akustiknya. Rekaman menggunakan Digital Audio Workstation juga digunakan untuk mempermudah penulisan notasi. Interaksi akustik dan elektro-akustik terjadi dengan kemunculan warna-warna baru dan terbentuknya dimensi ruangan dengan adanya modul reverb, delay, dan chorus. Permainan secara live electronics memiliki konsekuensi untuk menyesuaikan pengolahan elektro-akustik pada ruang pementasan agar keseimbangan antar instrumen tetap terjaga. Penggunaan nada terbatas, pengulangan motif, ostinato, dan pelebaran motif menjadi elemen yang menguatkan karakter minimalis pada komposisi tersebut. Hasil penelitian ini memberikan tawaran baru dalam penggunaan elektro-akustik untuk penggabungan instrumen musik tradisional Indonesia dengan instrumen barat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91222#PENCIPTAANMUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | komposisi musik, elektro-akustik, musik minimalis, ketuk dan kempyang | |||||||||
| Subjects: | Musik > Komposisi Musik Penciptaan dan pengkajian seni |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | Daniel Aditya Pragnyana | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 08:13 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jan 2026 08:13 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/22649 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
