Analisis Wacana Kritis Representasi Visual Kelompok Marginal Dalam Kampanye Iklan Brand Fashion

Kristian Dewantoro, Mikael (2026) Analisis Wacana Kritis Representasi Visual Kelompok Marginal Dalam Kampanye Iklan Brand Fashion. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Mikael Kristian Dewantoro_2026_BAB I.pdf

Download (5MB)
[img] Text
Mikael Kristian Dewantoro_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (654kB)
[img] Text
Mikael Kristian Dewantoro_2026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
Mikael Kristian Dewantoro_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Mikael Kristian Dewantoro_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (267MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Sejak 2024 brand fashion Rucas melakukan gebrakan dengan menampilkan kelompok marginal sebagai model dalam kampanye iklan mereka, dengan slogan "Semua orang punya kesempatan untuk berubah". Kampanye ini viral dan mendapat respon kritis, yang beranggapan bahwa kampanye ini justru mengaburkan segmentasi pasar Rucas dan lebih mengarah ke praktik eksploitasi kaum marginal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis representasi visual kelompok marginal dan mengidentifikasi wacana yang dikonstruksi dalam kampanye iklan Rucas. Iklan audio visual Rucas The Second Chance: Documentary dengan format long video, diambil sebagai studi kasus dalam penelitian ini, dengan mengambil Part 1 sebagai sampel penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan kerangka Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang membagi wacana menjadi 3 dimensi analisis, yaitu dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosiokultural. Analisis dimensi teks didukung oleh teori Visual Grammar Gunther Kress dan Theo van Leeuwen, yang dioperasikan melalui enam level analisis Rick Iedema, yaitu frame dan shot, scene dan sequence, stage dan text as a whole. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Pak Cepi sebagai representasi kaum marginal dalam iklan Rucas, ditampilkan sebagai penerima pasif dari intervensi brand. Wacana transformasi diri menjadi "lebih baik" direduksi menjadi perubahan penampilan fisik yang difasilitasi oleh pihak eksternal. Alih-alih menantang struktur sosial yang melatarbelakangi marginalisasi, iklan ini memanfaatkannya sebagai bahan narasi emosional untuk memperkuat citra brand dan mendorong konsumsi produk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Kristian Dewantoro, Mikaelnim2112764024
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorHarsanto, Prayantonidn0011026307
ContributorIndrayana, Andikanidn0013118201
Department: KODEPRODI90241#DESAINKOMUNIKASIVISUAL
Uncontrolled Keywords: Analisis Wacana Kritis, Tata Bahasa Visual, Audiovisual, Iklan, Kelompok Marginal
Subjects: Audio Visual
Disain > Disain Komunikasi Visual
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Komunikasi Visual
Depositing User: Mikael Kristian Dewantoro
Date Deposited: 28 Apr 2026 06:49
Last Modified: 28 Apr 2026 06:49
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23189

Actions (login required)

View Item View Item