Lagu Ojo Dipleroki sebagai Media Pra-terapi Emosi bagi Penyandang Tunagrahita di Panti Asuhan Bina Siwi Yogyakarta

Mugia Ningrat Tri Rahayu, Idhayu (2026) Lagu Ojo Dipleroki sebagai Media Pra-terapi Emosi bagi Penyandang Tunagrahita di Panti Asuhan Bina Siwi Yogyakarta. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Idhayu Mugia Ningrat Tri Rahayu_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Idhayu Mugia Ningrat Tri Rahayu_2026_BAB I .pdf

Download (1MB)
[img] Text
Idhayu Mugia Ningrat Tri Rahayu_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (263kB)
[img] Text
Idhayu Mugia Ningrat Tri Rahayu_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf

Download (145kB)
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana lagu Ojo Dipleroki dimainkan dan digunakan sebagai alat bantu pra-terapi untuk menenangkan emosi penyandang tunagrahita di Panti Asuhan Bina Siwi Yogyakarta. Penyandang tunagrahita di panti ini belajar melampaui keterbatasan mereka melalui musik gamelan. Kegiatan tersebut sangat penting karena akses pendidikan bagi difabel saat ini belum merata, sehingga gamelan menjadi wadah alternatif bagi mereka untuk berkembang. Metode etnografi digunakan dengan pendekatan etnomusikologis, yaitu cara meneliti dengan membaur langsung dalam keseharian masyarakat untuk melihat bagaimana musik memengaruhi kehidupan mereka. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Untuk membaca data tersebut, digunakan dua landasan teori, yaitu Teori Pengetahuan Karawitan dari Martopangrawit (1984) untuk membedah struktur penyajian lagu Ojo Dipleroki dan Teori Rasa dari Marc Benamou (2010) untuk melihat hubungan antara permainan gamelan yang dimainkan dengan perasaan penyandang tunagrahita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur penyajian lagu Ojo Dipleroki disederhanakan melalui tempo yang lebih lambat dari versi aslinya untuk menyesuaikan dengan kondisi mereka yang memiliki keterbatasan fokus. Analisis Teori Rasa menunjukkan bahwa setiap tabuhan berhubungan langsung dengan suara gamelan yang dihasilkan. Emosi yang muncul selama permainan meliputi rasa senang, tenang, dan gagah. Perspektif dari para pemain juga memperkuat bukti bahwa lagu Ojo Dipleroki dapat menjadi media pra-terapi emosi yang efektif bagi penyandang tunagrahita di Panti Asuhan Bina Siwi Yogyakarta.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Mugia Ningrat Tri Rahayu, Idhayunim2210887015
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorYulaeliah, Elanidn0024026605
ContributorNugraha Wijayanto, Arynidn0024028503
Department: KODEPRODI91201#ETNOMUSIKOLOGI
Uncontrolled Keywords: Ojo Dipleroki, Gamelan, Tunagrahita, Rasa, Emosi
Subjects: Etnomusikologi
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Etnomusikologi
Depositing User: Idhayu Mugia Ningrat Tri Rahayu
Date Deposited: 15 Jun 2026 06:16
Last Modified: 15 Jun 2026 06:16
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23258

Actions (login required)

View Item View Item