Di Balik “Romansa”: Kreativitas Kolektif dan Adaptasi Musikal Keroncong Tujuh Putri dalam Ekosistem Musik Bandung

Pilar, Desintiana (2026) Di Balik “Romansa”: Kreativitas Kolektif dan Adaptasi Musikal Keroncong Tujuh Putri dalam Ekosistem Musik Bandung. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Desintiana Pilar_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
Desintiana Pilar_2026_BAB I.pdf

Download (989kB)
[img] Text
Desintiana Pilar_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (369kB)
[img] Image
Desintiana Pilar_2026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (576kB) | Request a copy
[img] Text
Desintiana Pilar _2026__PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.docx
Restricted to Repository staff only

Download (69kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Keroncong Tujuh Putri merupakan kelompok musik keroncong modern asal Bandung yang seluruh anggotanya perempuan. Di tengah ekosistem musik populer Bandung yang kompetitif, keroncong kerap dianggap kuno dan kurang diminati generasi muda, sehingga mendorong Keroncong Tujuh Putri untuk menciptakan lagu “Romansa” sebagai upaya menghadirkan keroncong yang lebih relevan tanpa meninggalkan identitas tradisinya. Melihat hal tersebut, muncul pertanyaan bagaimana proses proses kreatif kolektif Keroncong Tujuh Putri dalam pengolahan lagu “Romansa” dan bagaimana strategi adaptasi musikal yang mereka gunakan di tengah ekosistem musik populer Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnomusikologis. Berdasarkan temuan hasil penelitian, proses pengolahan lagu “Romansa” berlangsung selama tiga bulan melalui tahap kolektif: pembahasan materi, rekaman, dan evaluasi pasca-produksi, tanpa keterlibatan Music Director eksternal. Seluruh keputusan artistik lahir dari kesepakatan bersama tujuh anggota melalui mekanisme diskusi dan demokratis. Strategi adaptasi yang digunakan mencakup mempertahankan elemen esensial keroncong seperti formasi instrumen, progresi akor dasar, serta pola engkel dan dobel, sekaligus menyerap unsur musikal modern berupa akor extension, tempo yang lebih dinamis, dan motif hook. Keberhasilan strategi ini dikonfirmasi melalui respons positif audiens dan penghargaan AMI Awards 2025 dalam kategori Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Pilar, Desintiananim2110816015
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorWarsana, Warsananidn0012027109
ContributorNurvijayanto, Ribethnidn0030108908
Department: KODEPRODI91201#ETNOMUSIKOLOGI
Uncontrolled Keywords: Keroncong Tujuh Putri, proses kreatif kolektif, adaptasi musikal, keroncong kontemporer, ekosistem musik Bandung
Subjects: Etnomusikologi
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Etnomusikologi
Depositing User: Desintiana Pilar
Date Deposited: 18 Jun 2026 03:29
Last Modified: 22 Jun 2026 07:35
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23344

Actions (login required)

View Item View Item