Cindy Puspita, Alisya (2026) 'Nggandhul' Kajian Historis Pada Perubahan Estetika Tabuhan Gong Ageng. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Alisya Cindy Puspita_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
Alisya Cindy Puspita_2026_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Alisya Cindy Puspita_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (393kB) |
|
|
Text
Alisya Cindy Puspita_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (764kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya kajian historis mengenai teknik gong nggandhul dalam karawitan Jawa, meskipun memiliki peran penting dalam pembentukan rasa musikal. Selain itu, nggandhul sering dianggap sebagai praktik alamiah tanpa penelusuran proses kemunculannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap asal-usul, proses kemunculan, dan perkembangan estetika tabuhan gong nggandhul pada gaya Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah. Data diperoleh melalui arsip rekaman gendhing audio karawitan periode 1965–1977, wawancara, dan studi pustaka. Analisis dilakukan dengan pendekatan kronologi, periodesasi, dan kausalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode 1965–1970 belum ditemukan nggandhul dan gong masih bersifat struktural. Periode 1971–1973 mulai muncul semi nggandhul sebagai bentuk eksplorasi rasa yang belum konsisten. Periode 1975 hingga akhir 1977-an menunjukkan perkembangan nggandhul yang lebih stabil dan terkontrol. Perubahan ini menandai pergeseran dari orientasi struktural menuju fleksibilitas rasa dalam garap. Pada tahap akhir, nggandhul menjadi konvensi estetik dalam karawitan gaya Yogyakarta. Disimpulkan bahwa gong nggandhul merupakan hasil transformasi historis dalam praktik karawitan Jawa. Perkembangan ini mencerminkan perubahan paradigma dari ketepatan struktur menuju pengolahan rasa. Oleh karena itu, pemahaman terhadap nggandhul perlu ditempatkan dalam konteks hubungan antara struktur dan rasa. Disarankan agar praktik dan pembelajaran karawitan menekankan kepekaan musikal agar penerapan nggandhul tetap proporsional dan kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91211#KARAWITAN | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Gong nggandhul, karawitan, sejarah, estetika | |||||||||
| Subjects: | Karawitan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Karawitan | |||||||||
| Depositing User: | Alisya Cindy Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:00 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:00 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23407 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
