Eksistensi Kesenian Gedruk Di Desa Tambahsari Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Jawa Tengah

Ratrining Sari, Dian (2026) Eksistensi Kesenian Gedruk Di Desa Tambahsari Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Dian Ratrining Sari_2026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text
Dian Ratrining Sari_2026_BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Dian Ratrining Sari_2026_BAB IV.pdf

Download (366kB)
[img] Text
Dian Ratrining Sari_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (52kB) | Request a copy
[img] Image
Dian Ratrining Sari_2026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Kesenian Gedruk di Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal merupakan kesenian tradisional rakyat yang memadukan unsur tari, musik, dan pertunjukan serta menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Kesenian ini biasanya ditampilkan dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya, seperti hajatan, perayaan desa, dan acara adat. Namun, dalam perkembangannya, eksistensi kesenian Gedruk mengalami penurunan yang ditandai dengan berkurangnya frekuensi pementasan, menurunnya jumlah pelaku seni, serta rendahnya minat generasi muda untuk terlibat dalam pelestariannya. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada kajian mengenai eksistensi kesenian Gedruk di Desa Tambahsari, faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungannya, serta upaya-upaya yang dilakukan masyarakat dan pelaku seni untuk mempertahankan kesenian tersebut agar tetap lestari. Penelitian ini menggunakan teori eksistensi dari Jean-Paul Sartre yang menekankan konsep eksistensi mendahului esensi, kebebasan, tanggung jawab, dan kesadaran. Teori tersebut digunakan untuk memahami bahwa keberlangsungan kesenian Gedruk bergantung pada kesadaran, pilihan, dan tindakan para pelaku seni serta masyarakat dalam mempertahankannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam kondisi eksistensi kesenian Gedruk. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pelaku seni dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi berupa foto, arsip, dan rekaman pertunjukan sebagai data pendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Gedruk masih dikenal dan memiliki nilai budaya penting bagi masyarakat Desa Tambahsari, tetapi eksistensinya mengalami penurunan akibat kesibukan anggota kelompok seni, perpindahan kerja ke luar daerah, serta minimnya regenerasi dari kalangan generasi muda. Meskipun demikian, pelaku seni dan masyarakat masih berupaya mempertahankan keberadaan kesenian ini melalui pementasan pada acara-acara tertentu dan keterlibatan dalam kegiatan desa.Dalam perspektif Sartre, keberlangsungan kesenian Gedruk ditentukan oleh kesadaran dan tanggung jawab masyarakat untuk terus melestarikannya sebagai warisan budaya lokal yang memiliki nilai sosial, budaya, dan identitas masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK
Ratrining Sari, Diannim2212033011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ContributorAstuti, Budinidn0030126110
ContributorAnggraeni, Agustinnidn0011089403
Department: KODEPRODI91271#TARI
Uncontrolled Keywords: kesenian Gedruk, eksistensi, kecamatan Limbangan
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: DIAN RATRINING SARI
Date Deposited: 19 Jun 2026 04:29
Last Modified: 19 Jun 2026 04:29
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23467

Actions (login required)

View Item View Item