Gunda Imu, Kune (2026) Perkembangan Fungsi Tari Caci Pada Masyarakat Manggarai Barat. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Kune Gunda Imu_2026_FullTeks.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Kune Gunda Imu_2026_BAB 1.pdf Download (378kB) |
|
|
Text
Kune Gunda Imu_2026_ BAB PENUTUP.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
Kune Gunda Imu_2026_SURAT PERSETUJUAN_PU.pdf Download (1MB) |
Abstract
Tari Caci merupakan tarian tradisional yang dimiliki masyarakat Manggarai yang menggabungkan unsur seni tari, musik tradisional, dan permainan adu ketangkasan. Caci juga merupakan kesenian masyarakat Manggarai yang pada awalnya berfungsi sebagai bagian dari ritual adat, sebagai sarana ekspresi dan nilai-nilai sosial, serta simbol identitas masyarakat Manggarai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Pendekatan ini dipilih karena penelitian berfokus pada pemahaman mendalam mengenai Komodifikasi fungsi Tari Caci dalam konteks pariwisata budaya di Manggarai Barat. Etnografi memungkinkan peneliti untuk menggali praktik, makna, serta perubahan fungsi Tari Caci melalui observasi, wawancara, dan keterlibatan langsung di lapangan. Analisis data menggunakan teori komodifikasi Vincent Mosco, yang mencakup komodifikasi konten, komodifikasi audiens, dan komodifikasi tenaga kerja. Teori ini digunakan untuk mengkaji bagaimana unsur gerak, durasi, dan struktur pertunjukan disesuaikan dengan kebutuhan wisata. Penerapan teori Mosco membantu menjelaskan relasi antara praktek budaya Tari Caci dan kepentingan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan fungsi Tari Caci terjadi melalui perubahan konteks pertunjukan dari tradisi menuju hiburan wisata, penyesuaian durasi, penyesuaian pola penyajian agar lebih atraktif untuk penonton wisata. Fungsi tari Caci bergeser dari praktek sakral menuju hiburan dan daya tarik wisatawan. Masyarakat Manggarai juga tetap melakukan negosiasi terhadap bentuk, nilai, dan representasi budaya. Melalui kombinasi adaptasi teknis, keputusan adat, interaksi dengan industri pariwisata, serta evaluasi berulang masyarakat memastikan bahwa Tari Caci tetap hidup dan bermakna dalam dua ruang sekaligus ruang adat, dan ruang hiburan pariwisata.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#TARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perkembangan, Tari Caci, Masyarakat Manggarai Barat | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | Kune Gunda Imu | |||||||||
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 08:01 | |||||||||
| Last Modified: | 19 Jun 2026 08:01 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23510 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
