Siwentika Matahari, Rayya (2026) Faktor-Faktor Penyebab Music Performance Anxiety Pada Mahasiswi Klasik Penyajian Musik ISI Yogyakarta. Diploma thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
RAYYA SIWENTIKA MATAHARI_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN RAYYA PERPUS.pdf Restricted to Repository staff only Download (887kB) | Request a copy |
||
|
Text
RAYYA SIWENTIKA MATAHARI_2026_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
RAYYA SIWENTIKA MATAHARI_2026_BAB V.pdf Download (349kB) | Preview |
Abstract
Music Performance Anxiety (MPA) merupakan kondisi psikologis yang umum dialami para mahasiswa musik, khususnya dalam Penyajian Musik. Pada kondisi ini MPA dapat muncul sebelum ataupun saat penyaji sedang tampil diatas panggung, kondisi ini juga berpotensi memengaruhi kualitas pertunjukan musik secara signifikan. MPA tidak hanya bersangkutan dengan aspek psikologis, melainkan juga melibatkan aspek fisiologis, dimana respon dari fisik dapat mengganggung kualitas penyaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja faktor yang dapat memengaruhi Music Performance Anxiety pada mahasiswi Penyajian Musik Klasik ISI Yogyakarta serta menganalisis bagaimana dampak dari MPA pada kualitas pertunjukan musik. Selain itu, penelitian ini juuga berupaya memahami seperti apa pengalaman subjektif para partisipan dalam manghadapi tekanan pada saat tampil di hadapan audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diambil dari wawancara dengan pendekatan semi-terstruktur pada 5 partisipan Perempuan yang merupakan mahasiswa aktif Program Studi D-4 Penyajian Musik Klasik. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik purposive sampling atau pengambilan sampel dengan cara menentukan partisipan berdasar kriteria yang sesuai dengan tujuan penelitian berdasarkan dari pengalaman mereka dalam pertunjukan musik klasik. Data di analisis menggunakan teknik deskriptif analitik dengan cara dikategorikan berdasarkan dari kode-kode yang muncul pada hasil wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil MPA dipengaruhi dari berbagai aspek internal seperti overthink, perfeksionisme, rendahnya percaya diri dan aspek eksternal seperti kondisi evaluatif penilaian dari penonton yang memahami musik. Hingga meningkatkan tekanan pada psikologis penyaji. MPA juga memicu adanya gejala fisik seperti tangan kaku, berkeringat, mual karena adanya pemicu dari gejala psikologis dimana kecemasan berlebih dan emosi yang tegang. Kondisi ini berdampak pada konsentrasi, kontrol motorik pada saat berada dipanggung. Dapat disimpulkan bahwa MPA merupakan kondisi yang dipengaruhi adanya hubungan psikologis dengan fisiologis, hingga memiliki dampak yang memengaruhi kualitas penyajian musik mahasisw
| Item Type: | Thesis (Diploma) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91321#PENYAJIAN MUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Music performance anxiety,mahasiswa musik, ISI Yogyakarta | |||||||||
| Subjects: | Musik > Penyajian musik (musik pertunjukan dan pop-jazz) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | Rayya Siwentika Matahari | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 00:58 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 07:47 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23573 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
