Dwi Sartika, Mesi (2026) Makna tari tampuruang sanggar bundo kanduang bagi masyarakat kabupaten solok selatan. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Mesi Dwi Sartika_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
Mesi Dwi Sartika_2026_BAB 1.pdf Download (886kB) | Preview |
|
|
Text
Mesi Dwi Sartika_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (285kB) | Preview |
|
|
Text
Mesi Dwi Sartika_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tulisan ini mengupas tentang ”Makna Tari Tampuruang Sanggar Bundo Kanduang Bagi Masyarakat Kabupaten Solok Selatan”. Penelitian ini menggunakan pendekatan Roland Barthes. Pemaknaan diperoleh melalui proses semiosis pada elemen-elemen yang ada pada Tari Tampuruang. Metode kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada tingkat denotasi, Tari Tampuruang menampilkan ibu-ibu sebagai penari utama yang menggunakan properti tampuruang (batok kelapa), dengan gerakan yang dilakukan berkelompok dan terstruktur. Penari yang mengenakan baju kuruang basiba mencerminkan identitas visual perempuan Minangkabau. Pada tingkat konotasi, unsur-unsur tersebut mengandung makna kebersamaan, gotong royong, kesederhanaan, serta peran penting perempuan dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain itu, nilai-nilai budaya seperti kesopanan dan kehormatan juga tercermin melalui penggunaan busana dan gerak tari. Pada tingkatan mitos, nilai-nilai tersebut berkaitan dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, serta konsep Tungku tigo sajarangan yang menekankan antara adat, agama, dan intelektual dlaam kehidupan sosial. Melalui pertunjukan tari, nilai nilai tersebut dinaturalisasi dan diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Minangkabau. Oleh karena itu keberadaan Tari Tampuruang harus terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang memiliki nilai penting, baik sebagai identitas maupun saran pendidikan nilai bagi genarasi muda.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#TARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tari Tampuruang, Semiotika, Minangkabau, Adat Basandi Syarak- Syarak Basandi Kitabullah, Tungku tigo sajarangan. | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | Mesi Dwi Sartika | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 01:13 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 01:13 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23603 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
