“Gendra: Penataan Gendhing Sebagai Penggambaran Peristiwa Dalam Sebuah Alur Kehidupan”

Destiana, Wulan (2026) “Gendra: Penataan Gendhing Sebagai Penggambaran Peristiwa Dalam Sebuah Alur Kehidupan”. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
WULAN DESTIANA_2026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
WULAN DESTIANA_2026_BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
WULAN DESTIANA_2026_PENUTUP.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Video
WULAN DESTIANA_2026_LAMPIRAN.MOV
Restricted to Repository staff only

Download (20MB) | Request a copy
[img] Image
WULAN DESTIANA_2026_LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (685kB) | Request a copy
Official URL: https://youtu.be/n_5qO_23gmQ?si=ObM48crrRNW9KSAJ

Abstract

Skripsi berjudul Gendra: Penataan Gendhing sebagai Penggambaran Peristiwa dalam Sebuah Alur Kehidupan merupakan penelitian penyajian karawitan yang berfokus pada metode penataan gendhing. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana menyusun dan mengemas gendhing-gendhing tradisi agar mampu membentuk alur dramatik yang utuh serta merepresentasikan pengalaman personal penulis mengenai dinamika hubungan pertemanan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan konsep penataan gendhing yang digunakan dalam karya Gendra. Selain itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pemilihan dan penyusunan gendhing berdasarkan makna judul, cakepan, karakter musikal, laras, pathet, dan kebutuhan dramatik penyajian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data diperoleh melalui studi pustaka, wawancara, dan diskografi, kemudian dianalisis menggunakan konsep garap, konsep pathet, konsep dasar karawitan, dan pendekatan dramatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan gendhing dapat diterapkan sebagai media untuk merepresentasikan pengalaman personal melalui penyusunan alur dramatik dalam penyajian karawitan. Pemilihan gendhing dilakukan berdasarkan keterkaitan antara makna judul, isi cakepan, karakter musikal, dan fungsi dramatik sehingga membentuk kesinambungan alur penyajian. Pengolahan sindhenan, rebab, kendhang, gender, serta unsur musikal lainnya berperan dalam memperkuat suasana, transisi, dan perkembangan emosi pada setiap tahapan alur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penataan gendhing tidak hanya berfungsi sebagai penyusun struktur musikal, tetapi juga sebagai media naratif yang mampu mengomunikasikan pengalaman personal melalui penyajian karawitan. Keterpaduan antara alur dramatik dan unsur-unsur musikal menghasilkan sajian yang memiliki nilai estetik sekaligus makna artistik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Destiana, Wulannim2210897012
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorSuhatmini Rokhayatun, Trinuptk7861739640230042
ContributorRaharja, Raharjanuptk7535748649130122
Department: KODEPRODI91211#KARAWITAN
Uncontrolled Keywords: Penataan gendhing, Gendra, karawitan, garap, dramatik, pertemanan.
Subjects: Karawitan
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Karawitan
Depositing User: Wulan Destiana
Date Deposited: 22 Jun 2026 04:24
Last Modified: 22 Jun 2026 04:24
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23639

Actions (login required)

View Item View Item