Jalu Imaduddin, Ahmad (2026) Penggunaan Ritme Untuk Memperkuat Tensi Dramatik Pada Editing Film Fiksi “Sekawan vs Setan”. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Ahmad Jalu Imaduddin_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) | Request a copy |
||
|
Text
Ahmad Jalu Imaduddin_2026_BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
Ahmad Jalu Imaduddin_2026_PENUTUP.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Video
Ahmad Jalu Imaduddin_2026_Trailer Sekawan vs Setan.mp4 Restricted to Repository staff only Download (47MB) | Request a copy |
||
|
Text
Ahmad Jalu Imaduddin_2026_PERYATAAN PESETUJUAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (63kB) | Request a copy |
Abstract
Film fiksi Sekawan vs Setan merupakan film bergenre horor komedi yang mengisahkan lima sahabat, yaitu Yosef, Yusuf, Feng, Johan, dan Komang, yang menghadapi tekanan ekonomi akibat ketidakmampuan membayar sewa kontrakan hingga akhirnya terdorong melakukan ritual pesugihan yang membawa konsekuensi supernatural. Konflik yang bermula dari persoalan finansial dan berkembang menjadi ancaman supernatural menuntut adanya tensi dramatik yang terus meningkat di sepanjang cerita. Pembentukan tensi dramatik dalam film ini tidak hanya bergantung pada naratif cerita, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh proses penyuntingan, terlebih karena ketegangan harus tetap terjaga di tengah sisipan humor yang menjadi karakter khas genre horor komedi. Skripsi penciptaan ini membahas bagaimana ritme editing yang dibangun melalui pengaturan timing, pacing, dan trajectory phrasing digunakan untuk memperkuat tensi dramatik pada setiap adegan. Pengaturan timing berkaitan dengan pemilihan frame dan penentuan durasi shot sesuai kebutuhan dramatik, pacing mengatur frekuensi potongan untuk membentuk akselerasi maupun deselerasi ketegangan, sedangkan trajectory phrasing mengelola aliran energi antar-shot agar ketegangan dapat dibangun, dipertahankan, dan dilepaskan secara terukur. Ketiga aspek tersebut diterapkan sebagai satu kesatuan strategi penyuntingan yang menyelaraskan dinamika ritme dengan perkembangan konflik pada setiap babak. Melalui penerapan ketiga aspek ritme tersebut, siklus ketegangan dan pelepasan (tension and release) dibentuk secara dinamis sehingga setiap adegan mampu menghadirkan perkembangan konflik yang berdampak secara emosional bagi penonton. Hasil penerapan tersebut menunjukkan bahwa ritme editing berperan bukan sekadar sebagai aspek teknis pemotongan dan penyambungan gambar, melainkan sebagai pengendali eskalasi dan penurunan tensi di sepanjang struktur cerita. Dengan demikian, ritme editing berfungsi sebagai alat strategis yang menghubungkan dimensi naratif dengan tensi dramatik yang menjadi inti pengalaman sinematik dalam film ini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91261#TELEVISI DAN FILM | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ritme Editing, Film Fiksi, Sekawan vs Setan, editing, Tensi Dramatik | |||||||||
| Subjects: | Televisi > Televisi | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Media Rekam > Jurusan Televisi > Program Studi S1 Televisi | |||||||||
| Depositing User: | Ahmad Jalu Imaduddin | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 06:18 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 06:18 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/23773 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
