Penyu Sisik (Eretmochelys Imbricata) Di Pantai Pelangi Pada Karya Batik Panel

Dzannur Rohman, Mohammad (2026) Penyu Sisik (Eretmochelys Imbricata) Di Pantai Pelangi Pada Karya Batik Panel. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
MOHAMMAD DZANNUR ROHMAN_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
MOHAMMAD DZANNUR ROHMAN_2026_BAB I.pdf

Download (441kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MOHAMMAD DZANNUR ROHMAN_2026_BAB V.pdf

Download (80kB) | Preview
[img] Video
MOHAMMAD DZANNUR ROHMAN_2026_LAMPIRAN.mp4
Restricted to Repository staff only

Download (49MB) | Request a copy
[img]
Preview
Image
MOHAMMAD DZANNUR ROHMAN_2026_NASKAH PUBLIKASI.jpeg

Download (140kB) | Preview
Official URL: https://digilib.isi.ac.id/

Abstract

Penyu sisik (Eretmochelys Imbricata) merupakan salah satu spesies penyu yang terancam punah akibat perburuan ilegal dan kerusakan habitat. Pantai Pelangi, Yogyakarta menjadi salah satu lokasi konservasi aktif melindungi spesies ini melalui program penangkaran dan pelepasan tukik. Ketertarikan pada spesies penyu sisik mendorong penulis untuk menciptakan keunikan visual dari spesies ini. Oleh karena itu, tujuan penciptaan karya ini sebagai sarana edukasi sekaligus bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Penciptaan karya ini mengacu pada metode pendekatan estetika yang dikemukakan oleh A.A.M Djelantik yang mencakup aspek wujud, bobot, dan penampilan. Sedangkan untuk metode penciptaan menggunakan metode dari SP. Gustami. Metode ini menguraikan tiga tahap yaitu eksplorasi, perancangan desain, hingga perwujudan karya. Proses perwujudan dilakukan dengan teknik batik tulis pada kain primissima, serta teknik pewarnaan colet lukis dengan zat pewarna remazol. Motif utama berupa penyu sisik dengan beberapa motif pendukung dan isen-isen batik tradisional. Karya yang dihasilkan dari penciptaan tugas akhir ini berupa empat karya batik panel dua dimensi yang masing-masing diberi judul: Utpatti bergaya tryptich berukuran 120x80 cm, Ananta Yatra bergaya rounded corner frame berukuran 120x72 cm, Tapasvi bergaya capsule berukuran 120x72 cm, dan Catur Ashrama bergaya multi-panel berukuran 115x100 cm. Setiap karya memiliki konsep dengan gaya yang berbeda dalam memvisualisasikan siklus kehidupan penyu sisik sekaligus menyampaikan pesan moral tentang pentingnya melindungi spesies yang terancam punah ini. Kata Kunci: Penyu Sisik, Pantai Pelangi, Konservasi, Batik Panel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Dzannur Rohman, Mohammadnim2212355022
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
UNSPECIFIEDSukanadi, I Madenidn0031126253
UNSPECIFIEDAruman, Arumannidn0018107706
Department: KODEPRODI90211#SENI RUPA DAN DESAIN
Uncontrolled Keywords: Penyu Sisik, Pantai Pelangi, Konservasi, Batik Panel.
Subjects: Kriya > Kriya Tekstil
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Tekstil
Depositing User: Mohammad Dzannur Rohman
Date Deposited: 23 Jun 2026 00:54
Last Modified: 23 Jun 2026 00:54
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24059

Actions (login required)

View Item View Item