Tutik Sri Lestari, NIM: 0511150011 (2010) Analisis Koreografi Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama Di Gunung Rega Hargoreja Kokap Kulon Progo. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
BAB I.pdf Download (9MB) | Preview |
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
||
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB IV.pdf Download (2MB) | Preview |
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama merupakan salah satu media ungkapan kreatifitas masyarakat dusun Gunung Rega desa Hargoreja kecamatan Kokap kabupaten Kulon Progo. Aspek-aspek koreografi yang dimunculkan dalam pertunjukan Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama sudah sepatutnya dibaca sebagai sebuah teks yang kemudian dengan interpretasi dapat diperoleh sebuah analisis di balik bentuk penyajiannya. Interpretasi aspek-aspek koreografi terjadi setelah melakukan pengamatan terhadap teks Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama. Dalam penelitian ini penulis mendeskripsikan fueling Krumpyung Langen Beksa Wirama sebagai sebuah pertunjukan, untuk selanjutnya menginterpretasi apa yang ditangkap oleh panca indrawinya. Teks Incling Krumpyung dibaca melalui elemen-elemen koreografis yang membentuknya; terdiri dari bentuk serta beberapa aspek koreografi jumlah penari, jenis kelamin, postur tubuh, struktur ruang dan waktu . Pendekatan tekstual merupakan landasan teori yang digunakan untuk menginterpretasi atau menganalisis teks Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama . Pada evaluasi akhir penelitian dapat dirumuskan basil analisis peneliti , berupa analisa gerak Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama yang diungkapkan dari bentuk gerak, teknik, gaya. Melihat dari bentuk geraknya Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama merupakan komposisi tari kelompok besar , ditarikan penari putri dan putra, postur tubuh disesuaikan dengan yang diperankan sesuai ukuran tubuh dan karakternya, ruang menjadi bagian komponen dalam gerak, terkait dengan bentuk ruang Incling Krumpyung Langen Beksa Wirama menggunakan panggung tapal kuda dan arena karena posisi penonton setengah lingkaran dan melingkar mengelilingi pertunjukan, Ineling Krumpyung Langen Beksa Wirama merupakan serangkaian bentuk pertunjukan yang dibagi menjadi babak perbabak yaitu babak I-babak VII, jika digambarkan dengan skema maka tari fueling Krumpyung Langen Beksa Wirama termasuk kerucut tunggal karena dari keseluruhan rangkaian pertunjukan dalam bagian perbagian dianalisis bahwa permulaan terjadi pada babak I adegan jejer kemudian perkembangan klimaksnya adalah keseluruhan perang babak II-VI dalam tari fueling antara lain: perang pedang pendek, perang gadha, perang pedang panjang, dan perang tombak. Kemudian menuju penyelesaian pada babak VII penutup. Dari tekniknya ditemukan tulang punggung berdiri, tulang belikat datar, bahu membuka, sikap tidak mendhak, pupu mingkup, dhengkul mingkup, dlamakan lurus, jari kaki nyengkerem, penekanan gerak dan aksen-aksen terletak pada kaki sehinggak kekuatan lebih dominan pada kaki. Sedangkan dari gaya terlihat gerakan gesit dan enerjik, kokoh, tarian rakyat perpaduan jathilan, angguk dan krumpyung.
Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
---|---|---|---|---|---|
Creators: |
|
||||
Department: | UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta | ||||
Additional Information : | Heni Winahyuningsih, Y. Surojo | ||||
Uncontrolled Keywords: | Incling, Krumpyung, Koreografi | ||||
Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | ||||
Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | ||||
Depositing User: | agus tiawan AT | ||||
Date Deposited: | 04 Oct 2017 05:24 | ||||
Last Modified: | 04 Oct 2017 05:24 | ||||
URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/2411 |
Actions (login required)
View Item |