Pengaruh Sistem Sambungan Bioleather Limbah Ampas Kopi terhadap Sifat Makanik pada Produk Sarana Bawa.

Dara Alexis, Radhisva (2026) Pengaruh Sistem Sambungan Bioleather Limbah Ampas Kopi terhadap Sifat Makanik pada Produk Sarana Bawa. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
RADHISVA DARA ALEXIS_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
RADHISVA DARA ALEXIS_2026_BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
RADHISVA DARA ALEXIS_2026_BAB PENUTUP.pdf

Download (240kB)
[img] Text
RADHISVA DARA ALEXIS_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id

Abstract

Limbah ampas kopi yang dihasilkan dari meningkatnya konsumsi kopi memiliki potensi untuk diolah menjadi bioleather sebagai material alternatif yang lebih ramah lingkungan. Namun, penelitian mengenai pengaruh sistem sambungan terhadap sifat mekanik bioleather berbasis limbah ampas kopi masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh variasi sistem sambungan terhadap performa mekanik bioleather serta menghasilkan rekomendasi sistem sambungan yang sesuai untuk aplikasi desain produk sarana bawa berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode Design-Based Research (DBR) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Variasi sambungan yang diuji meliputi sambungan permanen (jahit), sambungan lepas pasang (ritsleting), dan sambungan modular interlocking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi sistem sambungan memengaruhi sifat mekanik bioleather. Sambungan ritsleting memberikan performa mekanik terbaik dengan kekuatan struktur yang lebih tinggi dan stabil, sedangkan sambungan modular interlocking menunjukkan fleksibilitas serta nilai estetika dan keberlanjutan yang lebih baik. Sementara itu, sambungan permanen menghasilkan konstruksi yang sederhana dan tetap relevan untuk aplikasi tertentu. Perbedaan karakteristik mekanik dan fungsional tersebut berpengaruh terhadap aplikasi desain produk. Sambungan ritsleting lebih sesuai untuk produk yang membutuhkan kekuatan struktural tinggi, sedangkan sambungan modular interlocking lebih sesuai untuk produk yang mengutamakan eksplorasi bentuk, fleksibilitas, dan konsep keberlanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Dara Alexis, Radhisvanim2210266027
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorDwi Prasetya, Rahmawannuptk5844747648130162
ContributorAdita, Sekarnuptk4057765666231043
Department: KODEPRODI90231#DESAINPRODUK
Uncontrolled Keywords: Bioleather, limbah ampas kopi, teknik sambungan, Tensile Strength, modular interlocking, sarana bawa berkelanjutan
Subjects: Desain produk
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Program Studi Desain Produk
Depositing User: Radhisva dara Alexis
Date Deposited: 23 Jun 2026 04:20
Last Modified: 23 Jun 2026 04:20
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24177

Actions (login required)

View Item View Item