Metafora Empat Musim Siklus Menstruasi Perempuan Dalam Karya Instalasi Tekstil

Ananda Hendrawan, Farhatunissa (2026) Metafora Empat Musim Siklus Menstruasi Perempuan Dalam Karya Instalasi Tekstil. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
FARHATUNISSA ANANDA HENDRAWAN_2026_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14MB) | Request a copy
[img] Text
FARHATUNISSA ANANDA HENDRAWAN_2026_BAB I.pdf

Download (936kB)
[img] Text
FARHATUNISSA ANANDA HENDRAWAN_2026_BAB V.pdf

Download (444kB)
[img] Text
FARHATUNISSA ANANDA HENDRAWAN_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (144kB) | Request a copy
Official URL: https://drive.google.com/drive/folders/1CLsU0PiD2a...

Abstract

Karya Tugas Akhir ini lahir dari pengalaman pribadi penulis dalam mengenal siklus tubuhnya sendiri, serta keresahan terhadap stigma dan tabu yang masih melingkupi pembicaraan tentang menstruasi di masyarakat. Karya ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep metafora empat musim dalam siklus menstruasi, menjelaskan proses penciptaannya, serta mewujudkannya dalam medium instalasi tekstil sebagai bentuk apresiasi dan edukasi bagi perempuan untuk lebih mengenal tubuh mereka sendiri. Penciptaan karya menggunakan metode tiga tahap enam langkah SP. Gustami diantaranya eksplorasi, perancangan, dan perwujudan dengan pendekatan metafora konseptual Lakoff dan Johnson (1980) serta pendekatan estetika Monroe Beardsley. Metafora empat musim yang dipopulerkan oleh Alexandra Pope dan Sjanie Hugo Wurlitzer (2017) digunakan sebagai kerangka konseptual, di mana musim dingin merepresentasikan fase menstruasi, musim semi merepresentasikan fase folikuler, musim panas merepresentasikan fase ovulasi, dan musim gugur merepresentasikan fase luteal. Karya yang dihasilkan berupa instalasi tekstil yang terdiri dari empat karya batik tulis yang masing-masing berjudul Stillness untuk fase menstruasi, The Bloom untuk fase folikuler, Full Bloom untuk fase ovulasi, dan Gentle Fall untuk fase luteal. Masing-masing berukuran 70×105 cm di atas kain katun primisima dengan pewarna remasol. Karya ini dilengkapi dengan satu karya tiga dimensi dari flanel dan sulam berjudul Ovarian Cycle yang merepresentasikan tahapan siklus ovarium, serta panel judul dan penjelasan karya. Teknik yang digunakan meliputi batik tulis, teknik colet, fiksasi waterglass, dan sulam. Keseluruhan instalasi disajikan dengan judul 4 Seasons of Women sebagai upaya untuk membuka ruang percakapan yang lebih terbuka dan bebas stigma tentang siklus menstruasi. Kata kunci: instalasi tekstil, batik, sulam, metafora empat musim, siklus menstruasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Ananda Hendrawan, Farhatunissanim2212344022
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorSukanadi, I Madenidn0031126253
ContributorHartono, Budinidn0020097206
Department: KODEPRODI90211#KRIYATEKSTIL
Uncontrolled Keywords: Instalasi tekstil, Batik, Sulam, Metafora empat musim, Siklus menstruasi
Subjects: Kriya > Kriya Tekstil
Divisions: Fakultas Seni Rupa > Jurusan Kriya > Kriya Tekstil
Depositing User: Farhatunissa Ananda Hendrawan
Date Deposited: 23 Jun 2026 07:52
Last Modified: 23 Jun 2026 08:36
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24203

Actions (login required)

View Item View Item