Perjuangan Tokoh Nora Dalam Naskah Drama " A Doll's House, Part 2" Karya Lucas Hnath (2017)

Amanda Ribowo, Naura (2026) Perjuangan Tokoh Nora Dalam Naskah Drama " A Doll's House, Part 2" Karya Lucas Hnath (2017). Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
FINAL SKRIPSI NAURA AMANDA RIBOWO TEATER 2211201014.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4-DAFPUS.pdf

Download (333kB)
[img] Image
PUBLIKASI.jpeg
Restricted to Repository staff only

Download (187kB) | Request a copy
[img] Text
COVER-BAB 1 WATERMARK.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas perjuangan kebebasan dan eksistensi perempuan dalam naskah drama A Doll’s House, Part 2 karya Lucas Hnath. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dramatik naskah serta mengungkap bentuk perjuangan tokoh Nora sebagai perempuan dalam menghadapi sistem patriarki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori struktur dramatik dari Kernodle dan teori feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann untuk melihat hubungan antara karya sastra dan realitas sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur struktur dramatik dalam naskah, seperti plot, karakter, dan tema, saling berkaitan dalam membangun konflik mengenai kebebasan perempuan, relasi kuasa dalam pernikahan, dan tekanan sosial patriarki. Tokoh Nora digambarkan sebagai perempuan yang menolak posisi subordinat dalam masyarakat dan berusaha memperoleh kebebasan serta identitas dirinya sebagai individu yang mandiri. Perjuangan Nora terlihat melalui keputusannya meninggalkan rumah tangga, menolak dominasi laki-laki, serta mempertahankan pemikirannya mengenai kebebasan perempuan meskipun menghadapi ancaman sosial dan hukum. Penelitian ini juga menemukan bahwa institusi pernikahan dalam drama digambarkan sebagai bentuk pengekangan terhadap perempuan karena perempuan tidak sepenuhnya memiliki kebebasan atas hidup dan identitasnya sendiri. Nora mengalami konflik batin, rasa bersalah, dan tekanan sosial akibat pilihannya meninggalkan keluarga, tetapi tetap mempertahankan prinsip hidupnya demi memperoleh eksistensi sebagai manusia yang bebas. Dengan demikian, naskah A Doll’s House, Part 2 tidak hanya menggambarkan konflik rumah tangga, tetapi juga menjadi kritik sosial terhadap ketidaksetaraan gender dan sistem patriarki yang membatasi perempuan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Amanda Ribowo, Nauranim2211201014
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorCatur Wibono, Joanesnuptk1551743644130063
ContributorSheli Bastiani, Meganuptk3450768669237003
Department: KODEPRODI91251#TEATER
Uncontrolled Keywords: Feminisme eksistensialis, Simone de beavoir, Perempuan
Subjects: Teater > Pengkajian seni teater (dramaturgi)
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Teater
Depositing User: Naura Amanda Ribowo
Date Deposited: 23 Jun 2026 07:58
Last Modified: 23 Jun 2026 08:06
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24204

Actions (login required)

View Item View Item