Andhika Dwi Prasetyo, Yohanes (2026) Bentuk Penyajian Jathilan Mardi Raharjo Di Dusun Metes Argorejo Sedayu Bantul. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Yohanes Andhika Dwi Prasetyo_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
Yohanes Andhika Dwi Prasetyo_2026_BAB I.pdf Download (770kB) |
|
|
Text
Yohanes Andhika Dwi Prasetyo_2026_BAB IV. pdf.pdf Download (687kB) |
|
|
Text
Yohanes Andhika Dwi Prasetyo_2026_Lembar.pdf Restricted to Repository staff only Download (700kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk penyajian kesenian Jathilan Mardi Raharjo di Dusun Metes, Argorejo, Sedayu, Bantul pada pentas Pitulasan. Jathilan merupakan salah satu kesenian tradisional yang berkembang di masyarakat Jawa dan masih dilestarikan hingga saat ini. Kesenian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai budaya, sosial, dan spiritual yang diwariskan secara turun-temurun. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bentuk penyajian Jathilan Mardi Raharjo ditampilkan dalam pentas Pitulasan, meliputi unsur gerak, musik, tata rias dan busana, pola lantai, serta struktur pertunjukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini terdiri dari ketua kelompok Jathilan Mardi Raharjo, sesepuh Jathilan Mardi Raharjo, serta masyarakat Dusun Metes yang terlibat dalam pelaksanaan pentas itulasan. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai bentuk penyajian kesenian Jathilan Mardi Raharjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian Jathilan Mardi Raharjo pada pentas Pitulasan terdiri atas beberapa unsur pertunjukan yang saling mendukung. Unsur gerak dalam pertunjukan didominasi gerak-gerak dinamis dan atraktif yang menggambarkan keberanian serta semangat prajurit berkuda. Iringan musik menggunakan beberapa gamelan Jawa. Tata rias dan busana yang digunakan menampilkan karakter khas jathilan dengan penggunaan kostum menggunakan beberapa warna, properti kuda kepang dan pethet. Selain itu, pola lantai dan struktur pertunjukan disusun secara berurutan mulai dari pembukaan, inti pertunjukan, hingga penutup. Pentas Pitulasan juga menjadi media pelestarian budaya dan sarana hiburan masyarakat Dusun Metes. Keberadaan kelompok Jathilan Mardi Raharjo menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui pentas Pitulasan, masyarakat tidak hanya mempertahankan tradisi budaya lokal, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga serta memperkenalkan kesenian jathilan kepada generasi muda.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#SENITARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | jathilan, analisis, struktur, bentuk penyanjian | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | Yohanes Andhika Dwi Prasetyo | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 09:04 | |||||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2026 00:45 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
