Garap Gending Ayak-Ayak Talu Doa Karya Ki Blacius Subono

Andree Gani Heris Nusantara, Vincentius (2026) Garap Gending Ayak-Ayak Talu Doa Karya Ki Blacius Subono. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Vincentius Andree GHN_2026_FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img] Text
Vincentius Andree GHN_2026_BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Vincentius Andree GHN_2026_PENUTUP.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Vincentius Andree GHN_2026_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Image
Vincentius Andree GHN_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN _PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (117kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.isi.ac.id/

Abstract

Penelitian ini mengkaji garap Gending Ayak-ayak Talu Doa karya Ki Blacius Subono yang digunakan sebagai sajian pembuka dalam pertunjukan Wayang Wahyu lakon Musa Sang Pangentas. Permasalahan penelitian berfokus pada proses transformasi teks doa devosi Rosario Katolik ke dalam bentuk dan garap musikal karawitan Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep garap serta menganalisis proses transformasional teks doa devosi Rosario dalam Gending Ayak-ayak Talu Doa. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori garap karawitan serta teori intertekstualitas melalui konsep hipertekstual untuk menjelaskan hubungan transformasional antara teks doa sebagai hipoteks dengan gending sebagai hiperteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gending Ayak-ayak Talu Doa merupakan hasil kreativitas musikal yang memadukan tradisi karawitan Jawa dengan spiritualitas Katolik melalui proses transformasi teks doa devosi Rosario. Teks doa yang meliputi Bapa Kami, Salam Maria, Doa Fatima, Kemuliaan, dan Terpujilah diolah secara selektif dan ditempatkan secara terstruktur dalam sajian gending. Proses tersebut menghasilkan kesinambungan antara pesan religius, suasana musikal, dan kebutuhan dramatik pertunjukan Wayang Wahyu. Temuan ini menegaskan bahwa karawitan Jawa memiliki kapasitas adaptif dalam mengakomodasi nilai-nilai lintas tradisi keagamaan tanpa menghilangkan karakter estetik dan konvensi garapnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Andree Gani Heris Nusantara, Vincentiusnim1910761012
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContractorWijayanto, Bayunidn000157606
ContributorSutrisni, Sutrisninidn0023086302
Department: KODEPRODI91211#KARAWITAN
Uncontrolled Keywords: Wayang Wahyu, Ayak-ayak Talu Doa, garap karawitan, intertekstualitas, devosi Rosario.
Subjects: Karawitan
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Karawitan
Depositing User: Vincentius Andree Gani Heris Nusantara
Date Deposited: 25 Jun 2026 01:56
Last Modified: 25 Jun 2026 01:56
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24388

Actions (login required)

View Item View Item