Lana Aristya, Catharina (2026) Modal Sosial Dalam Ekosistem Seni; Studi Kasus Sanggar Kesenian Setyo Langen Budoyo di Wonosobo. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Catharina Lana Aristya_2026_BAB 1.pdf Download (523kB) |
|
|
Text
Catharina Lana Aristya_Tesis_2026_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (135kB) | Request a copy |
|
|
Text
Catharina Lana Aristya_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Catharina Lana Aristya_2026_FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Catharina Lana Aristya_2026_Bab V.pdf Download (709kB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana modal sosial diproduksi dalam praktik Sanggar Setyo Langen Budoyo dan bagaimana bridging social capital dimobilisasi untuk menjaga keberlanjutan kegiatan kesenian. Penelitian menggunakan kerangka teori modal sosial Putnam (2000) dengan elaborasi konsep weak ties Granovetter (1973). Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan Sanggar Setyo Langen Budoyo ditopang oleh modal sosial yang dibangun, dimobilisasi, dan dirawat melalui peran aktor sentral dalam ekosistemnya. Penelitian ini mengidentifikasi Agung sebagai broker jaringan atau hub, figur yang menghubungkan kluster-kluster sosial yang tidak saling terhubung langsung, mulai dari anggota internal, komunitas penggemar Mendemdem, jaringan institusi pendidikan, kolaborator seni, hingga ekosistem media digital. Posisi ini adalah kekuatan sanggar sekaligus kerentanan strukturalnya, hampir tidak ada kapasitas berjejaring lintas kelompok yang telah didistribusikan kepada individu lain. Temuan ini memperluas pemahaman tentang modal sosial dalam organisasi seni tradisional berbasis komunitas dengan menunjukkan bahwa modal sosial yang tampak kolektif dapat sesungguhnya bertumpu pada satu aktor kunci.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Department: | KODEPRODI91102#TATAKELOLASENI | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | modal sosial, bridging social capital, bonding social capital, sanggar seni tradisional, ikatan lemah | ||||||
| Subjects: | Tata kelola seni | ||||||
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Program Studi Tata kelola seni | ||||||
| Depositing User: | Catharina Lana Aristya | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 02:11 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:58 | ||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24517 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
