Rhahmadianto, Reza (2026) Perancangan Interior Resort Pulau Tunda Banten Dengan Pendekatan Bioklimatik. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Reza Rhahmadianto_2026_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
Reza Rhahmadianto_2026_BAB 1.pdf Download (612kB) |
|
|
Text
Reza Rhahmadianto_2026_BAB PENUTUP.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
Reza Rhahmadianto_2026_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Video
watch_si=E3rQgWpZwSt_VjdN&v=hK_9f5EN4oo&feature=youtu.be Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Reza Rhahmadianto_2026_PERNYATAAN PERSETUJUAN-PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (176kB) | Request a copy |
Abstract
Pulau Tunda di Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata bahari. Namun, keterbatasan infrastruktur akomodasi yang memadai dan belum kuatnya penerapan prinsip keberlanjutan menjadi tantangan utama dalam pengembangan sektor pariwisata di kawasan ini. Kondisi iklim tropis yang panas dan lembab juga menuntut strategi desain yang adaptif terhadap lingkungan guna mewujudkan kenyamanan termal dan efisiensi energi. Berdasarkan permasalahan tersebut, perancangan Resort Pulau Tunda ini mengadopsi pendekatan bioklimatik yang berorientasi pada integrasi antara desain interior, kondisi geografis, serta karakter iklim lokal. Metode perancangan mengacu pada The Kilmer Design Process yang mencakup delapan tahapan: Commit, State, Collect, Analyze, Ideate, Choose, Implement, dan Evaluate. Proses ini diterapkan secara sistematis dan iteratif melalui pengumpulan data lapangan, kajian literatur, analisis iklim, serta eksplorasi ide untuk menghasilkan rancangan yang fungsional, estetis, dan kontekstual. Pendekatan bioklimatik diimplementasikan melalui optimalisasi pencahayaan alami, ventilasi silang, serta pemanfaatan material yang tahan akan high and low thermal mass untuk menjaga keseimbangan termal ruang. Harmonious Environmental Relations menjadi tema yang dipilih karena merepresentasikan hubungan harmonis antara manusia, arsitektur, dan alam. Secara visual, desain mengaplikasikan gaya Tropical Modern yang menonjolkan kesederhanaan bentuk, keterbukaan ruang, serta penggunaan palet warna alami yang menyatu dengan lanskap pesisir dan vegetasi tropis. Hasil perancangan menghasilkan rancangan resort yang tidak hanya memberikan pengalaman ruang yang nyaman dan harmonis dengan alam, tetapi juga merepresentasikan prinsip desain interior yang berkelanjutan dan berwawasan ekologis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI90221#DESAIN INTERIOR | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bioklimatik, Resort, Tropis, Berkelanjutan | |||||||||
| Subjects: | Disain > Disain Interior | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Rupa > Jurusan Disain > Disain Interior | |||||||||
| Depositing User: | Reza Rhahmadianto | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 01:32 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2026 01:32 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24521 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
