Setiyo Boedi RS, Hendro (2001) Salawat Hadrah Al-Hidayah di Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman Yogyakarta : Tradisi Musik Bernafaskan Islam. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Bab I.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
Bab IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (28MB) | Request a copy |
Abstract
Tugas akhir ini disusun berdasarkan latar belakang masalah yaitu : berawal dari satu pengamatan, berkembangnya kesenian modem, kesenian tradisi semakin kurang diminati . Salah satu wujud pelestarian kesenian tradisi tersebut, di antaranya melalui penelitian yang dimulai dari studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi, arahan dari dosen pembimbing studi dan tahap penulisan skripsi. Hadrah adalah salah satu tradisi musik Islam yang rnasih berkembang di Indonesia, khususnya di Dusun Parakan Kulon, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pada awalnya kesenian ini diperkenalkan oleh seorang guru yang berasal dari Bangil , Jawa Timur, yaitu : Habib Umar Bafaqih, yang dahulunya kesenian ini dimainkan oleh generasi tua saja, kemudian diwariskan sampai ke generasi muda. Menurut keterangan, awalnya dikenal dengan nama Dzibaan, dan sejak tahun 1997 benubah menjadi "Salawat Hadrah AI-Hidayah". Awalnya kesenian ini sempat berkembang di daerah Kemusuk, kemudian menyebar sampai ke Parakan Kulon, kemungkinan juga dahulunya kesenian ini dipakai untuk sarana dakwah dan hiburan bagi masyarakat setempat. Biasanya kesenian ini dipertunjukkan pada hari-hari besar umat Islam seperti : salapanan, Maulid Nabi, slametan, dan beberapa hari-hari besar nasional. Musik ini terdiri dari 1 orang penyanyi (solois), 8 orang pemain rebana, merangkap sebagai penyanyi pengiring (koor). Lagu-Iagu yang dinyanyikan semua dalam bahasa Arab, diambil dari tiga kitab Dzibaa, Hapsih , dan Barzanji , disusun oleh Ali Bin Muhammad Bin Hussein AI-Habsy. Instrumen yang dipakai , satu jenis rebana ketimpring berjumlah 8 buah dengan bentuk lebih lebih kecil dari jenis rebana lainnya. Instrumen ini biasa dipakai untuk mengiringi lagu-Iagu yang bernafaskan Islam. Tangga nada yang dipakai, tangga nada diatonik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91221#MUSIK | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Salawat Hadrah Al-Hidayah, Tradisi Musik, Islam, musik Islam | |||||||||
| Subjects: | Seni Musik | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Musik | |||||||||
| Depositing User: | isti IS suratmi | |||||||||
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 03:32 | |||||||||
| Last Modified: | 27 Jul 2026 03:32 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24620 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
