Putri, Sari (2002) Fungsi Tari Rentak Bulian Dalam Upacara Bulian (Pengobatan) Desa Rantau Langsat Indragiri-Hilir Riau. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Bab I.pdf Download (8MB) |
|
|
Text
Bab IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (24MB) | Request a copy |
Abstract
Tari Rentak Bulian adalah kesenian tradisional yang bersifat ritual, yang tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat suku Talang Mamak. Sehagai tari ritual, kehadirannya berfungsi sebagai media untuk pengobatan dalam upacara adat. Keyakinan masyarakat akan manfaat dalam penyembuhan penyakit tampaknya kehadiran tari Rentak Bulian memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat dan oleh karenanya tetap dipertahankan menjadi bagian dari aktivitas sistem sosial budaya masyarakat pendukungnya. Masyarakat suku Talang Mamak tersebar di beberapa desa seperti desa Durian Cacar, desa Talang Jerinjing. dan desa Rantau Langsat. Fokus penelitian kali ini dilakukan di desa Rantau Langsat, mengingat daerah ini sampai sekarang masih menyelenggarakan upacara adat pengohatan dengan menghadirkan tari Rentak Bultan sebagai medianya. Mayoritas masyarakat suku Talang Mamak adalah pemeluk agama Islam, tetapi sebagian masyarakat masih menganut kepercayaan animisme dan dinamisme, seperti tercermin dalam upacara adat pengohatan. Masyarakat suku Talang Mamak percaya bahwa orang sakit atau terkena guna-guna disebahkan oleh gangbruan dari roh-roh jahat. Salah satu sumber dari roh-roh jahat adalah keberadaan mitos tentang sungai Gangsal, yang olch masyarakat setcmpat diyakini bahwa barung siapa yang menggunakan air dari sungai tersebut akan terkena penyakit berbahaya seperti kolera, diare dan sebagainya. Berkaitan dengan mitos tersebut, maka untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan orang sakit atau terkcna guna-guna masyarakat melaksanakan upacara adat pengobatan yang disebut dengan upacara Bulian. Upacara adat pengobatan atau Hulian dibedakan atas dua bagian yaitu bulian Kocik atau disebut dengan Bulian Biaso (biasa), yang berfungsi untuk mengobati jenis penyakit yang ringan seprti demam biasa, pilek dan batuk. Bulian Hose (besar) atau disebut juga dengan Bulian flofas yaitu berfungsi untuk mengobati penyakit berbahaya seperti asma, jantung, ginjal, atau jenis penyakit berat lainnya serta penyakit yang disebabkan terkena guna-guna. Upacara adat pengobatan ini tidak hanya dimanfaatkan oleh warga masyarakat suku Talang Mamak, tetapi juga dimanfaatkan oleh warga masyar~at kota yang biasa berobat ke dokter atau tenaga medis dengan media pengobatan modern. Namun dengan demikian media pengobatan melalui upacara Bulian ini dianggap sebagai pengobatan alternatif yang dapat menyembuhkan penyakit. Gejala ini merupakan · bentuk perilaku masyarakat dalam upaya mencari altematif pengobatan di tengah-tengah kehidupan global dewasa ini ..
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#SENITARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tari Rentak Bulian, Upacara Bulian (Pengobatan), Desa Rantau | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | susilo SW wati | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:24 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:24 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
