Quintaningrum, Eva (1995) Bentuk Pertunjukan Kesenian Kandeling di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
|
Text
Bab I.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
Bab IV.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (49MB) | Request a copy |
Abstract
Di kabupaten Pati, Jawa Tengah tepatnya di daerah pesisir lahir sebuah kesenian yang bernama keseni�an Mandeling . Kesenian tersebut merupakan gabungan dari berbagai seni seperti : seni tari, seni suara, seni musik dan seni drama. Lahirnya kesenian Mandeling, merupakan hasil kreativitas si pencipta, yaitu Mohlan. Kesenian ini timbul dari inspirasi penciptanya, yaitu dari pengalaman�nya sering menjelajah lautan dan bergaul dengan berbagai bangsa . Lahirnya kesenian Mandeling selain sebagai hiburan, juga berlatar belakang sebagai sarana dakwah. Pada dasarnya kesenian Mandeling ini berfungsi sebagai hiburan, baik hiburan bagi rakyat pada waktu luang, maupun untuk hiburan dalam memeriahkan resepsi orang yang punya hajat seperti perkawinan, kithanan, peringatan kemerdekaan RI, dan lain-lain. Dalam fungsinya sebagai hiburan, kesenian Mandeling, juga banyak mempunyai peranan antara lain sebagai sarana pendidikan, sebagai sarana dakwah dan keagamaan, sebagai sarana penyuluhan atau penerangan, serta sebagai sarana komunikasi. Secara keseluruhan bentuk pertunjukan kesenian Mandeling dapat dikatakan sederhana. Kesederhanaan kese�nian tersebut, dapat dilihat pada alur cerita, gerakan tari, rias, busana, maupun tata pentasnya. Kesenian Mandeling sebagai kesenian khas daerah, mempunyai ciri khas atau spesifikasi dalam pertunjukan�nya . Spesifikasi atau ciri khas yang ada dalam kesenian Mandeling yaitu setiap pertunjukan atau penampilan di�awali dengan atraksi pencak silat . Cerita yang dibawakan selalu sama dalam setiap pementasannya. Cerita yang ada mencerminkan lingkungan atau tempat dimana kesenian Mandeling itu hadir, yaitu di daerah pesisir. Cerita yang menggambarkan pertemuan tokoh-tokoh dari bangsa-bangsa yang berbeda dengan latar belakang perdagangan. Iringan dalam kesenian Mandeling merupakan gabungan dari alat musik pentatonis dan diatonis. Walaupun bentuk pertunjukan kesenian Mandeling dapat dikatakan sederhana, namun ternyata banyak manfaat yang dapat dipetik antara lain nilai-nilai luhur yang tersirat dalam tingkah laku tokohnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Department: | KODEPRODI91231#SENITARI | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kesenian Kandeling, Kabupaten Pati, Jawa Tengah | |||||||||
| Subjects: | Tari > Pengkajian Tari | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian) | |||||||||
| Depositing User: | susilo SW wati | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:40 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:40 | |||||||||
| URI: | http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24725 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
