Tari Klana Sembunglangu Gaya Pedalangan Yogyakarta Sebuah Transmisi Dalam Komunitas Dalang

Handayani Rahayu, Dwi (1999) Tari Klana Sembunglangu Gaya Pedalangan Yogyakarta Sebuah Transmisi Dalam Komunitas Dalang. Skripsi thesis, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

[img] Text
Bab I.pdf

Download (7MB)
[img] Text
Bab IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (31MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.isi.ac.id

Abstract

Tari Klana Sembunglangu adalah salah satu kesenian rakyat yang berkembang di lingkungan pedesaan, tempat para dalang menetap. Tari ini ditarikan secara berpasangan yaitu Klana Sewandana dan Sembunglangu, abdi Sewandana. Berkembangnya tari ini diawali perkembangan wayang topeng barangan sampai yang tunjukkan di dalam keluarga dalang. Kemunculan tari Sembunglangu dipelopori oleh Ki Gandawasito, seorang dalang dari desa Ngajeg, Kalasan, Sleman yang menguasai tiga bentuk kesenian pedalangan antara lain wayang wong, wayang topeng dan sebagai dalang dalam wayang kulit. Tari Klana Sembunglangu sebagai kesenian yang dihasilkan oleh keluarga dalang ini berbeda dengan kesenian di keraton maupun kesenian rakyat yang lain. Hal ini tercermin pada bentuk penyajiannya. Transmisi berlangsung pada saat pementasan di tempat kediaman salah seorang dalang yang mempunyai hajatan. Pementasan itu dijadikan wahana interaksi sosial di dalam keluarga dalang . Cara penyampaian transmisi melalui beberapa cara dengan elemen-elemen transmisi antara lain imitasi, identifikasi, simpati, sugesti dan bimbingan. Kehadiran tari Klana Sembunglangu sangat dibutuhkan di dalam keluarga dalang salah satunya untuk interaksi perekat trah keluarga dalang maka keluarga dalang terdorong untuk melakukan transmisi. Transmisi antara generasi sebelum masa kini dengan generasi masa kini pada dasarnya sama dalam penyampaiannya, namun j alannya. transmisi pada generasi masa kini mengalami hambatan. Salah satu faktor yang menghambat jalannya transmisi ini adalah tidak adanya wahana yang digunakan untuk berinteraksi sosial. Untuk pelestariannya diperlukan usaha-usaha untuk membangkitkan kembali diperlukan tari Klana gaya pedalangan agar tetap terjaga kelestariannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIM/NIP/NIDN/NIDK/NUPTK
Handayani Rahayu, Dwinim9510684011
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK/NUPTK/NIM/NIP
ContributorSuharti, Th.nip
ContributorHeni Wahyuningsih, Mnidn0022036404
Department: KODEPRODI91231#SENITARI
Uncontrolled Keywords: Tari Klana Sembunglangu, Gaya pedalangan Yogyakarta, Transmisi, Komunitas dalang
Subjects: Tari > Pengkajian Tari
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Jurusan Tari > Seni Tari (Pengkajian)
Depositing User: susilo SW wati
Date Deposited: 28 Jul 2026 04:32
Last Modified: 28 Jul 2026 04:40
URI: http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/24738

Actions (login required)

View Item View Item